Cara Melatih Sopan Santun Anak

  • 20 Jul 2026 16:51 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang- Mengajarkan sopan santun kepada anak perlu dilakukan sejak usia dini karena kebiasaan baik yang ditanamkan sejak kecil akan membentuk karakter mereka saat dewasa. Orang tua memiliki peran penting dalam memberikan contoh, arahan, serta pengalaman sederhana agar anak tumbuh menjadi pribadi yang peduli, percaya diri, dan menghargai orang lain.

Mulai dari memberi tanggung jawab kecil, membiasakan salam, hingga mengajarkan etika dalam berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Dilansir dari laman muslimah.or.id dan alodokter.com, berikut cara melatih sopan santun anak :

  1. Memberikan tugas sederhana
    Memberikan kepercayaan kepada anak untuk melakukan tugas kecil dapat meningkatkan rasa percaya diri dan tanggung jawab mereka. Aktivitas seperti membantu meletakkan makanan di meja atau mengambil barang tertentu dapat menjadi latihan agar anak terbiasa menjalankan amanah.
  2. Membiasakan mengucapkan salam
    Mengajarkan salam kepada anak merupakan salah satu cara membangun kebiasaan menghormati orang lain. Orang tua dapat memulainya dengan sering mengucapkan salam kepada anak sehingga mereka terbiasa meniru dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
  3. Mengajarkan kebiasaan berbagi
    Anak perlu dikenalkan dengan sikap berbagi agar memiliki kepedulian terhadap orang lain. Kebiasaan ini dapat dilatih melalui hal sederhana seperti berbagi mainan atau makanan bersama teman dan keluarga.
  4. Membimbing etika saat makan
    Momen makan bersama keluarga dapat menjadi kesempatan untuk mengajarkan aturan sopan santun. Anak dapat dibiasakan duduk dengan tertib, menggunakan alat makan dengan baik, serta tidak membuang makanan.
  5. Mengajarkan etika ketika bertamu
    Saat berkunjung ke rumah orang lain, anak perlu memahami cara bersikap yang baik. Orang tua dapat mengajarkan kebiasaan mengetuk pintu, mengucapkan salam, berbicara sopan, dan menjawab pertanyaan dengan santun.
  6. Mengajarkan menghargai orang lain
    Anak perlu memahami bahwa perkataan mereka dapat memengaruhi perasaan orang lain. Karena itu, mereka perlu diajarkan untuk tidak mengejek atau memberikan komentar buruk tentang kondisi fisik seseorang.
  7. Memilih lingkungan pergaulan yang baik
    Teman bermain memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan sikap anak. Orang tua sebaiknya membantu anak berada di lingkungan yang mendukung pembentukan karakter positif dan kebiasaan baik.
  8. Mengajak anak dalam kegiatan positif
    Mengikutsertakan anak dalam kegiatan yang sesuai nilai kebaikan dapat membantu mereka belajar bersosialisasi. Melalui kegiatan bersama, anak dapat memahami cara berinteraksi, menghargai orang lain, dan membangun hubungan yang sehat.

Melalui pembiasaan yang dilakukan secara konsisten, anak akan lebih mudah memahami pentingnya sopan santun dalam kehidupan sehari-hari. Peran orang tua sebagai teladan menjadi kunci agar nilai-nilai kebaikan tersebut melekat dan menjadi bagian dari karakter anak hingga dewasa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....