Pemkab Sintang Prioritaskan Penyelesaian Gedung Hemodialisa Tahun Ini
- 16 Jul 2026 12:49 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang – Pemerintah Kabupaten Sintang memprioritaskan penyelesaian pembangunan gedung hemodialisa di RSUD Ade M. Djoen melalui APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan kapasitas layanan cuci darah yang selama ini masih menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana.
Wakil Bupati Sintang, Florensius Ronny, mengatakan pelayanan hemodialisa di RSUD Ade M. Djoen saat ini belum berjalan optimal. Selain jumlah mesin yang masih terbatas, layanan juga masih menempati ruangan ICU sehingga belum memenuhi standar pelayanan yang semestinya.
"Saat ini juga baru tersedia tujuh mesin hemodialisa, hal ini dikarenakan ruang hemodialisa tidak sesuai standar dan status yang masih menumpang di ruangan ICU," ujarnya.
Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Sintang sebenarnya telah membangun gedung hemodialisa pada Tahun Anggaran 2025. Namun, kebijakan efisiensi anggaran menyebabkan pagu pembangunan berkurang sehingga terdapat beberapa pekerjaan fisik yang belum dapat diselesaikan.
"Ada pembangunan gedung hemodialisa di tahun anggaran 2025, namun dikarenakan efisiensi, maka berdampak pada pengurangan pagu anggaran. Sehingga saat ini belum bisa difungsikan, karena masih ada dua pekerjaan fisik yang belum selesai yaitu pekerjaan lantai dan pekerjaan platform," kata Ronny.
Untuk mempercepat penyelesaian pembangunan, pemerintah daerah tengah menyiapkan kerja sama dengan pihak ketiga. Saat ini proses penentuan vendor masih berlangsung sebagai bagian dari upaya mempercepat penyelesaian gedung tersebut.
"Salah satu solusinya dengan menggandeng vendor atau pihak ketiga, dan saat ini sedang dalam proses penentuan vendor, sekaligus menyanggupi finishing gedung hemodialisa yang baru, agar target pelayanan 20 mesin hemodialisa terlaksana tahun ini," jelasnya.
Ronny menegaskan penyelesaian gedung hemodialisa telah menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Sintang dalam APBD Perubahan Tahun 2026. Dengan rampungnya pembangunan tersebut, kapasitas pelayanan cuci darah diharapkan meningkat signifikan sehingga mampu memberikan pelayanan yang lebih layak dan memenuhi kebutuhan pasien di Kabupaten Sintang.
"Dan ini juga perlu kami sampaikan sudah menjadi prioritas pada APBD Perubahan Tahun 2026," tegasnya. (dby)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....