Awal Juli, BMKG Prediksi Risiko Karhutla di Sintang dan Sekadau Meningkat

  • 30 Jun 2026 19:38 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Sintang mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Sintang dan Sekadau dalam sepekan ke depan. Potensi tersebut diperkirakan meningkat terutama pada 2 hingga 4 Juli 2026.

Prakirawan BMKG Sintang, Muhammad Fauzul Akbar, mengatakan potensi karhutla di kedua wilayah tersebut berada pada kategori aman hingga sangat mudah terbakar. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh cuaca yang cenderung lebih kering sehingga meningkatkan risiko terjadinya kebakaran apabila ada aktivitas pembakaran di lahan terbuka.

"Untuk potensi kemungkinan akan terjadinya kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di wilayah Kabupaten Sintang dan Sekadau dalam satu pekan ke depan berada pada kategori aman hingga sangat mudah untuk terbakar, terutama pada tanggal 2 hingga 4 Juli 2026," ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat agar tetap menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran sampah maupun membuka lahan dengan cara dibakar, baik dalam skala kecil maupun besar. Menurutnya, upaya pencegahan sejak dini sangat penting untuk menghindari terjadinya karhutla yang dapat menimbulkan kerugian bagi masyarakat serta berdampak terhadap kualitas udara dan kesehatan.

BMKG juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kepedulian terhadap potensi karhutla dengan segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas pembakaran yang berpotensi memicu kebakaran. Langkah tersebut diharapkan dapat meminimalkan risiko terjadinya karhutla selama periode cuaca kering di wilayah Sintang dan Sekadau. (dby)

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....