Mengenal Asal Usul Penamaan Warna dalam Bahasa Indonesia

  • 29 Jun 2026 14:38 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang - Warna merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Menariknya, nama-nama warna yang digunakan dalam bahasa Indonesia memiliki sejarah panjang yang dipengaruhi oleh bahasa Melayu, bahasa daerah, hingga bahasa asing.

Sejumlah kajian linguistik menyebutkan bahwa banyak nama warna dalam bahasa Indonesia berasal dari pengamatan masyarakat terhadap alam. Nama tersebut kemudian berkembang menjadi istilah yang digunakan secara luas hingga saat ini.

Sebagai contoh, kata "putih" diperkirakan berasal dari bentuk kata kuno yang berkaitan dengan kilauan atau cahaya terang. Sementara itu, "hitam" diyakini berakar dari istilah yang menggambarkan langit gelap atau mendung pada masa lampau.

Warna "merah" juga memiliki kisah tersendiri. Dalam bahasa Melayu kuno, istilah tersebut dikaitkan dengan batu delima atau rubi yang memiliki warna merah menyala. Seiring waktu, penyebutan itu berkembang menjadi nama warna yang dikenal saat ini.

Untuk warna "biru", sejumlah ahli mengaitkannya dengan istilah yang berhubungan dengan air atau benda-benda akuatik. Adapun "hijau" diduga berasal dari penyebutan tanaman atau buah yang masih muda, sedangkan "kuning" diyakini memiliki hubungan dengan warna kunyit yang telah lama dikenal masyarakat Nusantara.

Tidak semua nama warna berasal dari bahasa Melayu atau bahasa daerah. Beberapa di antaranya merupakan hasil serapan dari bahasa asing. Misalnya, kata "cokelat" yang berasal dari bahasa Belanda chocolade, sedangkan "oranye" diambil dari nama buah orange yang kemudian menjadi sebutan bagi warna tersebut.

Para peneliti masih memiliki pandangan yang berbeda mengenai asal-usul sejumlah nama warna. Perbedaan tersebut muncul karena setiap kajian menggunakan sumber sejarah, bahasa purba, maupun pendekatan etimologi yang tidak selalu sama.

Meski demikian, berbagai penelitian menunjukkan bahwa perkembangan bahasa Indonesia tidak lepas dari pengaruh budaya, perdagangan, dan interaksi masyarakat dengan lingkungan sekitarnya. Hal inilah yang membuat nama-nama warna tidak hanya berfungsi sebagai penanda visual, tetapi juga menjadi bagian dari sejarah perkembangan bahasa di Nusantara. (Lin)

Referensi:

https://www.pojokseni.com/2025/04/asal-mula-penamaan-warna-dalam-bahasa.html

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....