Menjelang Masuk Sekolah, Aktivitas Belanja Meningkat

  • 29 Jun 2026 14:26 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID. Memasuki masa libur akhir semester dan menjelang dimulainya tahun ajaran baru, aktivitas belanja perlengkapan sekolah di berbagai daerah mulai mengalami peningkatan. Sejumlah toko yang menjual seragam, sepatu, tas, buku tulis, alat tulis, hingga perlengkapan pendukung lainnya tampak lebih ramai dibandingkan hari-hari biasa.

Peningkatan jumlah pembeli didominasi oleh para orang tua yang datang bersama anak-anak mereka untuk melengkapi kebutuhan sekolah. Sebagian memilih membeli seragam baru karena ukuran pakaian lama sudah tidak sesuai, sementara yang lain memanfaatkan momen tersebut untuk mengganti tas, sepatu, maupun perlengkapan belajar yang sudah rusak atau tidak layak digunakan.

Selain toko perlengkapan sekolah, toko buku, percetakan, hingga pusat perbelanjaan juga merasakan peningkatan kunjungan masyarakat. Kebutuhan seperti buku tulis, alat gambar, buku bacaan pendukung, botol minum, kotak bekal, dan perlengkapan penunjang kegiatan belajar menjadi barang yang paling banyak dicari.

Seorang pedagang perlengkapan sekolah mengatakan peningkatan pembeli biasanya mulai terlihat sekitar dua hingga tiga pekan sebelum hari pertama masuk sekolah. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tren yang terjadi setiap tahun.

"Kalau sudah mendekati masuk sekolah, pembeli mulai ramai. Mereka biasanya mencari seragam, sepatu, tas, dan alat tulis. Ramainya akan terus meningkat sampai beberapa hari sebelum sekolah dimulai," ujar salah seorang pedagang.

Tidak sedikit orang tua yang memilih berbelanja lebih awal untuk menghindari kepadatan pengunjung sekaligus memastikan stok barang yang diinginkan masih tersedia. Langkah tersebut juga memberi kesempatan untuk membandingkan harga dan kualitas produk sehingga pengeluaran rumah tangga dapat disesuaikan dengan anggaran yang dimiliki.

Di sisi lain, para pedagang memanfaatkan momentum tahun ajaran baru dengan menghadirkan berbagai promo dan paket perlengkapan sekolah. Strategi tersebut diharapkan mampu menarik minat konsumen sekaligus meningkatkan penjualan pada salah satu periode paling ramai dalam satu tahun.

Meningkatnya aktivitas belanja menjelang masuk sekolah juga memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang bergerak di bidang konveksi seragam, penjualan alat tulis, percetakan, hingga jasa bordir dan atribut sekolah. Momentum ini menjadi peluang bagi pelaku usaha untuk meningkatkan pendapatan sekaligus memenuhi tingginya permintaan masyarakat.

Meski demikian, masyarakat diimbau untuk berbelanja secara bijak dengan mengutamakan kebutuhan dibandingkan keinginan. Orang tua juga disarankan menyusun daftar perlengkapan yang benar-benar diperlukan agar pengeluaran tetap terkendali tanpa mengurangi kesiapan anak dalam menyambut tahun ajaran baru.

Dengan semakin dekatnya hari pertama sekolah, aktivitas belanja diperkirakan masih akan terus meningkat. Pedagang berharap tren positif tersebut berlanjut hingga seluruh kebutuhan pendidikan masyarakat terpenuhi, sementara orang tua berharap anak-anak dapat memulai proses belajar dengan perlengkapan yang lengkap dan semangat baru.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....