Toni Terpilih Jadi Ketua Panitia PGD XIII Sintang 2026
- 13 Mei 2026 10:57 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang - Pekan Gawai Dayak (PGD) ke-XIII Kabupaten Sintang Tahun 2026 dipastikan akan digelar pada 29 Juli hingga 2 Agustus 2026. Ditemui awak media usai rapat pembentukan panitia, Toni yang kembali terpilih menjadi Ketua Panitia Pekan Gawai Dayak (PGD) ke-XIII Kabupaten Sintang Tahun 2026 mengatakan pelaksanaan tahun ini dipersiapkan lebih matang mengingat tingginya antusiasme masyarakat pada Gawai Dayak tahun lalu yang mendapat perhatian luas, termasuk di media sosial dengan jumlah penonton siaran langsung mencapai ratusan ribu orang.
Anggota DPRD Kabupaten Sintang yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi D DPRD Sintang tersebut kembali dipercaya memimpin pelaksanaan Gawai Dayak setelah dinilai berhasil menyukseskan PGD ke-XII Kabupaten Sintang Tahun 2025 lalu.
Menurut Toni, rapat pembentukan panitia telah dilaksanakan dan dipimpinnya langsung di kediamannya di Jerora Satu, belakang Rumah Betang. Dalam rapat tersebut, struktur kepanitiaan resmi dibentuk dan sebagian besar masih melibatkan tim tahun sebelumnya karena dianggap telah berpengalaman dalam menyelenggarakan Gawai Dayak.
“Rapat panitia pelaksanaan Gawai Dayak sudah kami laksanakan. Panitia sudah terbentuk dan saya pimpin langsung. Rata-rata masih panitia tahun lalu karena berdasarkan survei dan komentar masyarakat di media sosial, Gawai Dayak Kabupaten Sintang tahun 2025 dinilai cukup istimewa,” ujarnya.
Toni mengatakan, pelaksanaan tahun ini akan terasa lebih spesial dengan rencana kehadiran tamu dari Malaysia. Karena itu, panitia berkomitmen mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan secara maksimal demi membawa nama baik masyarakat Dayak dan Kabupaten Sintang.
“Tahun ini ada tamu dari Malaysia yang siap hadir. Ini menjadi perhatian kita untuk menyiapkan acara sebaik mungkin demi membawa nama Dayak dan nama Kabupaten Sintang,” katanya.
Selain itu, Toni menyebut panitia juga telah menerima undangan menghadiri Gawai Dayak tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang dijadwalkan berlangsung pada 20 Mei 2026. Kabupaten Sintang kemungkinan akan kembali mengirim kontingen untuk mengikuti berbagai perlombaan seperti tahun-tahun sebelumnya.
Ia menegaskan, Gawai Dayak merupakan bentuk ungkapan syukur kepada Jubata atau Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat yang diberikan kepada masyarakat Dayak. Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi sarana melestarikan dan memperkenalkan adat istiadat serta budaya Dayak agar tetap dikenal luas oleh masyarakat.
“Gawai Dayak itu esensinya mensyukuri rahmat yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa kepada kita, khususnya masyarakat Dayak, sekaligus membesarkan adat istiadat dan mempertontonkan budaya Dayak dengan sebaik-baiknya,” tuturnya.
Toni pun mengajak seluruh masyarakat untuk turut memeriahkan rangkaian kegiatan dengan tetap menjaga ketertiban selama pelaksanaan berlangsung.
“Silakan datang, bersukaria, bergembira, dan menonton event-event yang akan ditampilkan panitia. Mari bersama-sama menjaga agar pelaksanaan Gawai Dayak 2026 berjalan dengan baik,” pungkasnya. (dby)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....