Hari Keluarga Internasional 15 Mei
- 30 Apr 2026 11:36 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang - Setiap tanggal 15 Mei, dunia memperingati Hari Keluarga Internasional sebagai momen untuk mengingat kembali pentingnya peran keluarga dalam kehidupan sosial. Peringatan ini tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi juga pengingat bahwa keluarga merupakan fondasi utama dalam membentuk nilai, karakter, serta kesejahteraan setiap individu di tengah dinamika kehidupan modern.
Penetapan Hari Keluarga Internasional tidak terjadi secara tiba-tiba. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mulai memberikan perhatian serius terhadap isu keluarga sejak tahun 1980-an, ketika berbagai perubahan sosial, ekonomi, dan demografi mulai memengaruhi struktur serta fungsi keluarga di berbagai negara. Situasi tersebut mendorong lahirnya inisiatif global untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya keluarga dalam pembangunan masyarakat.
Pada tahun 1989, Majelis Umum PBB mencanangkan Tahun Keluarga Internasional sebagai langkah awal untuk memperkuat perhatian dunia terhadap isu-isu keluarga. Upaya ini kemudian berlanjut hingga akhirnya pada tahun 1993 ditetapkan bahwa tanggal 15 Mei diperingati sebagai Hari Keluarga Internasional. Sejak saat itu, peringatan ini menjadi ruang refleksi global untuk memahami berbagai tantangan yang dihadapi keluarga sekaligus mendorong kebijakan yang lebih berpihak pada kesejahteraan keluarga.
Di tengah kesibukan dan perubahan gaya hidup saat ini, perayaan Hari Keluarga Internasional justru menemukan maknanya dalam hal-hal sederhana. Meluangkan waktu bersama, misalnya, menjadi bentuk perayaan yang paling mendasar namun sering kali terabaikan. Aktivitas seperti makan bersama, berbincang santai, atau sekadar berkumpul tanpa gangguan dapat memperkuat ikatan emosional antaranggota keluarga.
Selain itu, kegiatan di luar rumah seperti piknik atau berjalan santai juga dapat menjadi alternatif untuk membangun kedekatan. Interaksi yang terjadi dalam suasana santai cenderung lebih cair dan memberi ruang bagi setiap anggota keluarga untuk saling memahami satu sama lain. Tidak kalah penting, mengenal sejarah keluarga melalui penyusunan silsilah juga dapat memperkuat identitas serta rasa memiliki terhadap keluarga.
Di sisi lain, perayaan Hari Keluarga Internasional juga bisa dimaknai melalui keterlibatan dalam kegiatan sosial. Melakukan aktivitas sukarela bersama keluarga tidak hanya mempererat hubungan internal, tetapi juga menanamkan nilai empati dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Nilai-nilai inilah yang kemudian menjadi bekal penting bagi setiap individu dalam menjalani kehidupan bermasyarakat.
Pada akhirnya, Hari Keluarga Internasional bukan hanya tentang peringatan, tetapi tentang bagaimana setiap keluarga mampu menjaga kehangatan, komunikasi, dan kebersamaan di tengah berbagai perubahan. Keluarga tetap menjadi ruang pertama tempat seseorang belajar memahami dunia, sehingga memperkuat perannya berarti juga memperkuat fondasi masyarakat secara keseluruhan. (Lin)
Referensi:
https://www.detik.com/jatim/berita/d-7337947/sejarah-hari-keluarga-internasional-15-mei-ini-tema-dan-cara-merayakannya
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....