Harapan Disabilitas dalam Kehidupan Sehari-hari
- 27 Apr 2026 20:43 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang - Program Ruang Disabilitas dan Inklusi yang disiarkan melalui Programa 1 RRI Sintang menghadirkan Bendahara Dewan Pengurus Cabang Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (DPC-PPDI) serta Ketua Disabilitas Kabupaten Sintang pada Sabtu, 18 April 2026. Kegiatan ini menjadi ruang dialog untuk menyuarakan berbagai persoalan yang dihadapi penyandang disabilitas sekaligus mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya inklusi di berbagai sektor kehidupan.
Dalam kesempatan tersebut Bendahara DPC PPDI Redena Natalia mengungkapkan bahwa masih banyak penyandang disabilitas yang belum mendapatkan akses pendidikan yang layak. Ia menyebutkan bahwa sebagian besar dari mereka bahkan tidak menyelesaikan pendidikan dasar dan hanya sedikit yang mampu melanjutkan hingga jenjang SMP atau SMA. Kondisi ini dinilai menjadi salah satu faktor utama yang menghambat peningkatan kualitas hidup penyandang disabilitas. “Disabilitas ini rata-rata banyak yang tidak punya pendidikan bahkan SD pun mereka tidak tamat, sukur-sukur kalau ada yang tamat SMP atau SMA,” katanya.
Redena menambahkan bahwa kebutuhan mendasar yang harus segera diperhatikan adalah penyediaan sarana dan prasarana yang ramah disabilitas. Menurutnya pendidikan tidak hanya berfungsi untuk meningkatkan kemampuan akademik tetapi juga membentuk karakter siswa. Oleh karena itu lingkungan pendidikan harus mampu menjamin kenyamanan dan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas dengan pendekatan yang menghargai keunikan dan kelebihan yang mereka miliki.
Sementara itu Ketua Disabilitas Kabupaten Sintang H. Arifin M. Thahir menekankan pentingnya dukungan moral dan motivasi bagi penyandang disabilitas. Ia menilai bahwa rasa percaya diri menjadi kunci utama agar mereka dapat berpartisipasi aktif di tengah masyarakat. Perlakuan yang kurang baik terutama saat pertama kali berinteraksi justru dapat menurunkan mental dan semangat mereka. “Yang penting bagi disabilitas adalah mendapat motivasi untuk percaya diri. Kalau dia baru datang aja udah dapat perlakuan kurang enak kan itukan menjatuhkan mentalnya,” ucapnya.
Melalui program ini diharapkan masyarakat semakin memahami bahwa penyandang disabilitas bukanlah individu dengan kekurangan melainkan memiliki kelebihan yang perlu dihargai dan difasilitasi. Program Ruang Disabilitas dan Inklusi menjadi salah satu langkah konkret dalam membangun kesadaran kolektif menuju masyarakat yang lebih inklusif, adil, dan ramah bagi semua kalangan. (RMD)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....