Ustadz Kiki Avriyanto Ajak Umat Islam Tinggalkan Hal yang Sia-Sia

  • 27 Apr 2026 20:41 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang - Siaran Mutiara Pagi Islam yang disiarkan dari Studio Programa 1 RRI Sintang menghadirkan Ustadz Kiki Avriyanto, dengan tema "meninggalkan hal-hal yang sia-sia" pada Senin, 27 April 2026. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak para pendengar untuk merenungkan kembali bagaimana waktu digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya banyak manusia yang tidak menyadari bahwa waktu merupakan nikmat besar yang sering terbuang tanpa makna.

Dalam penyampaiannya Ustadz Kiki mengutip hadis Rasulullah SAW yang menyebutkan bahwa ada dua nikmat yang sering membuat manusia tertipu yaitu kesehatan dan waktu luang. Ia menjelaskan bahwa banyak orang menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk berselancar di media sosial, berbincang tanpa arah, atau melakukan hal-hal yang tidak menambah keimanan dan ilmu. “Padahal waktu itu tidak akan pernah kembali,” katanya.

Lebih lanjut Ia juga menyampaikan nasihat dari para ulama terdahulu. Sayyidina Umar bin Khattab Radhiyallahu ‘Anhu pernah berkata bahwa beliau tidak menyukai seseorang yang hidupnya tidak sibuk baik dalam urusan dunia maupun akhirat. Sementara itu Imam Hasan Al Basri Rahimahullah mengingatkan bahwa manusia sejatinya adalah kumpulan hari-hari di mana setiap hari yang berlalu berarti berkurang pula bagian dari dirinya. “Saydina Umar Bin Khattab Radhiyallahu ‘Anhu pernah berkata aku tidak suka melihat seseorang yang hidupnya nganggur tidak sibuk dengan urusan dunia dan tidak sibuk dengan urusan akhirat,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut Ustadz Kiki juga membagikan beberapa tips dari para ulama agar dapat meninggalkan hal-hal yang sia-sia. Pertama, mengisi waktu dengan berbagai kebaikan seperti membaca Al-Qur’an, berdzikir kepada Allah, menuntut ilmu, mengikuti majelis taklim, bekerja dengan niat ibadah, serta berkumpul dengan orang-orang saleh. Dengan cara ini waktu yang dimiliki akan bernilai ibadah dan membawa manfaat.

Selain itu ia juga menekankan pentingnya mengurangi aktivitas mubah yang dilakukan secara berlebihan seperti menonton atau bermain gadget tanpa batas. Penggunaan media sosial dan hiburan lainnya sebaiknya dilakukan seperlunya saja agar tidak melalaikan kewajiban utama. Ia berharap melalui tausiyah ini para pendengar dapat lebih sadar dalam memanfaatkan waktu dan menjauhi hal-hal yang tidak memberikan manfaat bagi kehidupan dunia maupun akhirat. (RMD)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....