Dari Jualan Online hingga Sukses Bangun Usaha
- 17 Apr 2026 09:48 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang - Kesuksesan tidak pernah datang secara instan. Hal ini dibuktikan oleh Mbak Nur, yang lebih dikenal dengan sebutan “Mak Kurir”. Di balik pencapaiannya saat ini, tersimpan perjalanan panjang penuh perjuangan, kerja keras, dan ketekunan.
Perjalanan usaha Mbak Nur dimulai sejak tahun 2014. Saat itu, ia mencoba peruntungan dengan berjualan secara online. Berbagai produk ia tawarkan, mulai dari tas, pakaian, hingga perabotan rumah tangga. Dengan semangat tinggi, ia menjalankan usahanya sambil terus belajar memahami kebutuhan pasar.
Namun, di balik aktivitas jualannya, Mbak Nur memiliki hobi lain yang tak kalah ia cintai, yaitu memasak. Dari hobi tersebut, muncul ide untuk mencoba berjualan lauk pauk. Awalnya, ia hanya membawa dagangannya berkeliling dan menitipkannya di pasar. Meski sederhana, langkah ini menjadi awal dari perjalanan besar dalam dunia kuliner.
Seiring waktu, Mbak Nur mulai berpikir untuk mengembangkan usahanya. Ia pun mencoba berjualan nasi lengkap dengan lauk. Dengan tekad kuat, ia mulai berjualan sejak subuh hari. Menu awal yang ditawarkan pun sederhana, seperti nasi dengan lauk ikan sarden, ayam, dan telur.
“Dulunya saya jual nasi itu harganya masih Rp7.000, sekarang sudah tidak dapat harga segitu,” kenang Mbak Nur.
Dari harga Rp7.000, usahanya perlahan berkembang. Harga pun menyesuaikan dengan kondisi, mulai dari Rp8.000, Rp10.000, Rp12.000, Rp13.000, hingga kini mencapai Rp15.000 per porsi. Tidak hanya itu, variasi produknya juga semakin beragam, mulai dari nasi kotak, nasi tumpeng, hingga layanan prasmanan untuk berbagai acara.
Kerja kerasnya pun membuahkan hasil. Dari usaha kuliner tersebut, Mbak Nur berhasil membeli sebuah mobil. Tidak berhenti di situ, mobil tersebut kemudian dimanfaatkan sebagai peluang usaha baru, yaitu jasa rental dengan sopir.
Semangat wirausaha Mbak Nur terus berkembang. Ia kembali membuka usaha lain berupa jasa pencucian karpet. Bahkan, ia mengaku masih memiliki rencana usaha baru yang sedang dipersiapkan, meski masih dirahasiakan.
Meski kini telah memiliki beberapa sumber penghasilan, perjalanan yang dilalui Mbak Nur tidaklah mudah. Ia mengaku harus menghadapi berbagai tantangan, mulai dari kurang tidur hingga sering telat makan demi menjalankan usaha.
“Yang orang lihat mungkin enaknya saja, padahal prosesnya cukup berat. Tapi semua itu saya jalani demi anak-anak, supaya mereka bisa sukses dan bangga punya ibu yang bisa menghasilkan dari rumah,” ungkapnya.
Sebagai seorang ibu rumah tangga, Mbak Nur merasa bangga karena tetap bisa mendampingi anak-anaknya, menjemput mereka sekolah, hingga menyiapkan bekal, sambil tetap menjalankan usaha dari rumah.
Di akhir ceritanya, Mbak Nur juga memberikan pesan kepada para ibu rumah tangga lainnya agar tidak takut memulai usaha.
“Untuk bunda-bunda, jangan berkecil hati. Kalau mau usaha, jalankan saja dulu meskipun hasilnya sedikit. Dengan kondisi harga barang yang mahal sekarang, tetap semangat saja. InsyaAllah selalu ada jalan kalau kita mau berusaha,” pesannya.
Kisah Mbak Nur “Mak Kurir” menjadi bukti bahwa konsistensi, kerja keras, dan keyakinan mampu mengantarkan seseorang menuju kesuksesan. Meski dimulai dari hal kecil dan penuh keterbatasan, dengan semangat pantang menyerah, setiap orang memiliki peluang untuk berkembang dan meraih impian.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....