Kisah Haru Layanan 110, Menjawab Kegelisahan Keluarga dari Jauh

  • 01 Apr 2026 09:53 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang - Di tengah keterbatasan jarak dan komunikasi, layanan darurat 110 kembali menunjukkan fungsinya bukan hanya sebagai pusat pengaduan, tetapi juga sebagai penghubung harapan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Kisah ini bermula saat petugas layanan 110 Polres Sintang menerima panggilan dari Polres Badung, Polda Bali. Informasi yang disampaikan cukup singkat, namun menyimpan duka mendalam. Seorang warga asal Flores, Nusa Tenggara Timur, tengah berusaha mencari kabar keluarganya yang berada di Kecamatan Ambalau, Kabupaten Sintang.

Panggilan tersebut kemudian diteruskan. Dari seberang sambungan, terdengar suara seorang ibu yang dipenuhi kecemasan. Ia menanyakan kondisi anggota keluarganya yang dikabarkan telah meninggal dunia di Ambalau. Ia juga mengaku kebingungan karena tidak mengetahui pihak yang bisa membantu proses pengurusan jenazah.

Menindaklanjuti hal tersebut, petugas segera melakukan penelusuran dan koordinasi. Hasilnya memastikan bahwa informasi tersebut benar, di mana anggota keluarga yang dimaksud meninggal dunia karena sakit di Puskesmas Kemangai, Kecamatan Ambalau. Kabar ini pun disampaikan kepada pihak keluarga dengan pendekatan yang penuh empati.

Tak hanya berhenti pada penyampaian informasi, petugas layanan 110 Polres Sintang langsung mengambil langkah cepat. Koordinasi dilakukan dengan Kapolsek Ambalau untuk membantu proses penanganan jenazah hingga pengurusan lebih lanjut.

Dalam kondisi terbatasnya akses komunikasi di wilayah Ambalau, kehadiran kepolisian menjadi sangat krusial. Layanan 110 yang terintegrasi lintas wilayah, mulai dari Polda Bali hingga Mabes Polri, mampu menjembatani kebutuhan keluarga yang terpisah jarak ratusan kilometer.

Kapolres Sintang, Sanny Handityo, menegaskan bahwa layanan 110 tidak hanya difungsikan untuk menangani gangguan kamtibmas, tetapi juga hadir dalam situasi darurat yang bersifat kemanusiaan.

“Ini merupakan komitmen kami dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ketika ada warga yang mengalami kesulitan, terlebih dalam kondisi duka, kami wajib hadir untuk membantu dan memberikan solusi,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa sinergi antar satuan, mulai dari Mabes Polri, Polda, hingga jajaran Polres dan Polsek, menjadi faktor penting dalam memastikan pelayanan yang cepat, tepat, dan tidak terhambat oleh jarak.

“Kami ingin masyarakat merasa tidak sendirian. Melalui layanan 110, kami siap menjadi penghubung sekaligus penolong kapan saja dibutuhkan,” tegasnya.

Peristiwa ini menjadi gambaran nyata bahwa di balik layanan darurat, terdapat nilai kemanusiaan yang kuat. Kepolisian tidak hanya berperan dalam penegakan hukum, tetapi juga hadir membantu masyarakat di saat-saat paling sulit.

Layanan 110 pun kembali menegaskan komitmennya untuk selalu hadir, kapan pun dan di mana pun, demi masyarakat. (ril)


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....