Mengatasi Tantrum Anak Usia Balita

  • 23 Mar 2026 10:24 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang - Pada usia 1–3 tahun, anak mulai mengenal berbagai emosi, namun karena belum mampu berkomunikasi dengan baik, rasa kesal sering muncul dalam bentuk tantrum seperti berteriak, memukul, atau melempar barang; kondisi ini biasanya dipicu oleh lapar, lelah, rasa tidak nyaman, atau keinginan yang tidak terpenuhi, sehingga orangtua perlu merespons dengan tepat agar anak belajar mengelola emosinya. Berikut beberapa hal yang dapat dilakukan untuk membantu meredakan tantrum pada anak:

1. Tetap Tenang

Saat anak mulai tantrum, hal pertama yang perlu dilakukan adalah mengendalikan emosi diri sendiri. Jika orangtua ikut marah atau membentak, anak justru akan semakin sulit menenangkan diri. Dengan bersikap tenang, Anda memberi contoh bagaimana cara mengelola emosi dengan baik. Anak pun akan lebih mudah merasa aman dan perlahan ikut tenang.

2. Gunakan Nada Lembut

Alih-alih membalas teriakan anak, cobalah berbicara dengan suara yang lembut namun tetap tegas. Cara ini membantu menurunkan intensitas emosi anak. Selain itu, anak akan lebih fokus mendengarkan karena ia perlu berhenti menangis untuk memahami apa yang Anda katakan.

3. Alihkan Perhatiannya

Mengalihkan perhatian bisa menjadi cara efektif, terutama pada anak yang mudah terdistraksi. Anda bisa mengajak anak melakukan aktivitas yang ia sukai, seperti membaca buku favorit, bermain mainan kesayangan, atau mendengarkan musik. Cara ini membantu anak melupakan sumber kekesalannya dan mengalihkan emosinya ke hal yang lebih positif.

4. Peluk Anak

Pelukan hangat dapat memberikan rasa aman dan nyaman pada anak. Saat dipeluk, anak merasa dipahami meskipun sedang marah. Anda juga bisa menyampaikan empati dengan kalimat sederhana, misalnya bahwa Anda mengerti ia sedang kesal. Hal ini membantu anak belajar mengenali dan mengungkapkan emosinya dengan lebih baik.

5. Abaikan Tantrumnya

Dalam situasi tertentu, terutama jika anak tantrum untuk mendapatkan sesuatu yang tidak boleh diberikan, mengabaikan adalah pilihan yang tepat. Tetaplah tenang dan lanjutkan aktivitas Anda tanpa memberi reaksi berlebihan. Dengan cara ini, anak akan belajar bahwa tantrum bukan cara efektif untuk mendapatkan apa yang diinginkan.

Kesabaran dan konsistensi adalah kunci utama dalam menghadapi tantrum. Setiap anak memiliki karakter yang berbeda, sehingga orangtua perlu menemukan pendekatan yang paling sesuai. (Lin)

Referensi:

https://wyethnutrition.co.id/5-tips-mengatasi-tantrum-pada-anak

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....