Apa Itu Krokot?

  • 27 Jan 2026 08:03 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang - Krokot (Portulaca oleracea), yang juga dikenal sebagai gelang biasa, merupakan tanaman liar yang sering tumbuh di pekarangan dan lahan terbuka. Meski kerap dianggap gulma, krokot sebenarnya termasuk superfood karena kandungan nutrisinya yang sangat tinggi. Tanaman ini telah lama dimanfaatkan sebagai sayuran sehat sekaligus obat tradisional di berbagai budaya.

Secara fisik, krokot mudah dikenali dari batangnya yang berwarna merah keunguan, gemuk, dan berdaging. Daunnya berwarna hijau, berbentuk bulat telur, tebal, serta memiliki rasa sedikit asam atau asin akibat kandungan asam oksalat. Bunganya berwarna kuning cerah dan muncul di ujung cabang, sementara sistem akarnya berupa akar tunggang yang cukup kuat.

Keunggulan utama krokot terletak pada manfaat kesehatannya. Tanaman ini merupakan salah satu dari sedikit sayuran darat yang kaya omega-3 jenis ALA (asam alfa-linolenat), yang baik untuk kesehatan jantung dan otak. Selain itu, krokot mengandung antioksidan seperti vitamin C, vitamin E, beta-karoten, dan flavonoid yang membantu melawan radikal bebas.

Kandungan anti-inflamasi dalam krokot berperan dalam mengurangi peradangan serta mendukung kesehatan jantung, pencernaan, dan pengaturan gula darah. Konsumsi krokot juga dikaitkan dengan peningkatan daya tahan tubuh, kesehatan mata dan tulang, serta memiliki potensi antikanker berdasarkan beberapa penelitian awal.

Krokot dapat dikonsumsi langsung sebagai lalapan setelah dicuci bersih, diolah menjadi salad, atau ditumis sebagai lauk. Namun, penderita batu ginjal perlu berhati-hati karena tingginya kandungan asam oksalat. Ibu hamil dan menyusui juga disarankan berkonsultasi dengan tenaga medis sebelum mengonsumsinya secara rutin.


Sumber :

https://jurnal.stkipmb.ac.id/inilah-20-manfaat-tanaman-krokot-sumber-omega-3-terbaik-e-jurnal/

https://id.wikipedia.org/wiki/Gelang_biasa

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....