Dulu Manusia Tidur Dua Kali, Sekarang Kok Sekali?
- 24 Jan 2026 15:36 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang – Pola tidur delapan jam tanpa jeda saat ini dikenal luas sebagai standar ideal dalam kehidupan modern. Namun, berbagai catatan sejarah menunjukkan bahwa manusia pada masa lampau memiliki kebiasaan tidur yang berbeda. Selama berabad-abad, tidur tidak dilakukan dalam satu rentang waktu panjang, melainkan terbagi menjadi dua sesi dalam semalam.
Pola tersebut dikenal sebagai tidur tersegmentasi (segmented sleep). Pada masa itu, manusia biasanya tidur pada awal malam, kemudian terbangun di tengah malam selama satu hingga dua jam, sebelum kembali tidur hingga pagi hari. Waktu terjaga ini tidak dianggap sebagai gangguan, melainkan bagian alami dari ritme kehidupan sehari-hari.
Dalam sejumlah literatur sejarah dan catatan medis, masa terbangun di tengah malam dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas ringan, seperti berdoa, membaca, berbincang, atau melakukan pekerjaan rumah tangga. Kebiasaan ini tercatat sebagai praktik umum, khususnya di Eropa sebelum era modern.
Perubahan pola tidur mulai terjadi seiring berkembangnya revolusi industri. Kehadiran penerangan buatan, sistem kerja berbasis waktu, serta meningkatnya tuntutan produktivitas mendorong manusia menyesuaikan ritme hidupnya. Tidur pun perlahan dipadatkan menjadi satu sesi panjang tanpa jeda, sebagaimana yang dikenal saat ini.
National Geographic Indonesia mencatat bahwa perubahan tersebut lebih dipengaruhi oleh faktor sosial dan lingkungan dibandingkan perubahan biologis manusia. Tubuh manusia memiliki kemampuan beradaptasi terhadap perubahan pola hidup, termasuk dalam hal waktu dan durasi tidur.
Pemahaman ini memberikan perspektif baru terhadap kebiasaan terbangun di tengah malam yang kerap dianggap sebagai gangguan tidur. Dalam konteks sejarah, kondisi tersebut pernah menjadi bagian dari pola hidup manusia. Meski demikian, pola tidur modern tetap relevan untuk menunjang aktivitas dan tuntutan kehidupan masa kini.
Referensi:
Sebelum Tidur 8 Jam, Mengapa Manusia Dulu Tidur Dua Kali Semalam? – National Geographic Indonesia
https://nationalgeographic.grid.id/read/133915042/sebelum-tidur-8-jam-mengapa-manusia-dulu-tidur-dua-kali-semalam
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....