Mengenal Asal Usul Istilah Mata Keranjang
- 19 Jun 2025 06:55 WIB
- Sintang
KBRN, Sintang: Istilah "mata keranjang" lazim digunakan untuk menyebut seseorang, umumnya pria yang gemar memandang lawan jenis secara berlebihan. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), istilah ini merujuk pada sikap tertarik berlebihan terhadap lawan jenis.
Sastrawan Remy Sylado meyakini istilah ini berasal dari transliterasi huruf Arab gundul ke aksara Melayu. Gabungan huruf mim-alif-ta (mata) dan kaf-ra’-nun-jim-nga (keranjang) dalam tulisan Arab gundul terbaca “mata keranjang” karena bentuknya yang disambung. Dahulu, maknanya mengacu pada keranjang berlubang yang bisa dilihat tembus oleh mata. Namun setelah Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) diberlakukan tahun 1972, muncul penafsiran baru: “mata ke ranjang” dengan konotasinya jadi lebih intim.
Versi lain datang dari sejarawan Alwi Shahab. Menurutnya, istilah ini muncul di Jakarta pada 1950-an, saat banyak nona Indo (wanita keturunan Belanda) bermain bola keranjang dengan celana pendek. Para pemuda lokal lebih fokus pada penampilan mereka daripada permainannya. Karena itu, para perempuan menyebut para pria tersebut “mata keranjang”.
Terlepas dari mana asal-usul yang benar, istilah ini menunjukkan bagaimana bahasa berkembang seiring waktu, sering kali membawa makna sosial dan budaya yang lebih dalam daripada yang terlihat di permukaan (Lin).
Referensi:
https://www.historia.id/article/dari-mata-keranjang-hingga-mata-ijo-denvd
https://www.detik.com/bali/berita/d-7718973/asal-usul-istilah-mata-keranjang-yang-sering-kita-dengar
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....