Sejarah Celengan: Dari Pot Tanah Liat ke Kebiasaan Menabung
- 17 Feb 2025 11:41 WIB
- Sintang
KBRN, Sintang : "Sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit." – Pepatah ini mungkin yang paling menggambarkan konsep celengan. Dari dulu sampai sekarang, celengan bukan sekadar tempat nyimpen uang receh, tapi juga simbol pentingnya disiplin menabung. Celengan merupakan nama umum untuk kotak akumulasi atau penabungan koin. Umumnya celengan digunakan oleh anak-anak. Celengan biasa nya terbuat dari keramik atau porselen. Celengan bertujuan untuk mengajarkan anak untuk menabung. Pada celengan tradisional, uang dapat dengan mudah dimasukan, tetapi jika ingin mengambilnya, celengan tersebut harus dipecahkan. Tetapi celengan modern memiliki lubang karet pada bagian bawahnya, untuk memudahkan dalam mengambil uang yang di simpan didalam celengan tersebut.
1. Awal Mula Celengan: Dari Kendi ke Wadah Uang
Sejak zaman kuno, orang-orang sudah sadar pentingnya menyimpan uang. Bangsa Yunani dan Romawi menggunakan pot tanah liat untuk menyimpan koin mereka. Seperti yang dikatakan Warren Buffett, "Do not save what is left after spending, but spend what is left after saving." Artinya, menabung seharusnya jadi prioritas, bukan sisa dari pengeluaran.
Di China Kuno, masyarakat kelas atas menggunakan kotak kayu atau logam sebagai tempat penyimpanan uang. Tapi untuk rakyat biasa, tanah liat tetap jadi pilihan utama. Tradisi ini terus berlanjut hingga abad pertengahan di Eropa.
2. Dari "Pygg Jar" ke Celengan Berbentuk Babi
Kenapa banyak celengan berbentuk babi? Ini berasal dari kesalahan bahasa di Eropa abad pertengahan. Orang-orang menggunakan tanah liat jenis "pygg" untuk membuat wadah penyimpanan uang. Lama-kelamaan, pengrajin mulai membentuknya menyerupai "pig" (babi dalam bahasa Inggris).
Di banyak budaya, babi melambangkan keberuntungan dan kemakmuran. Seperti kata pepatah Jerman, "Sparschwein bringt Glück" yang artinya "celengan babi membawa keberuntungan."
3. Celengan di Indonesia: Jejak Sejak Majapahit
Jauh sebelum istilah "pygg jar" muncul di Eropa, Indonesia sudah punya budaya celengan sejak zaman Majapahit (abad ke-14). Arkeolog pernah menemukan celengan berbentuk babi dari tanah liat di situs peninggalan Majapahit di Trowulan, Jawa Timur.
Hal ini menunjukkan bahwa kebiasaan menabung sudah ada sejak dulu. Seperti kata peribahasa Jawa, "Sing sapa sregep nabung, besok biso sugih." Artinya, siapa yang rajin menabung, nanti bisa jadi kaya.
4. Evolusi Celengan di Era Modern
Zaman berubah, celengan pun ikut berevolusi:
Celengan Karakter & Elektronik.
Dulu celengan bentuknya hanya kendi atau babi, sekarang ada karakter kartun, kendaraan, bahkan celengan digital yang bisa menghitung jumlah uang.
Celengan Virtual
Saat ini, banyak orang beralih ke aplikasi keuangan dan rekening digital. Tapi meskipun cashless, prinsipnya tetap sama: "A penny saved is a penny earned." (Benjamin Franklin).
5. Celengan dan Kebiasaan Menabung
Celengan mengajarkan kita bahwa menabung adalah kebiasaan yang baik. Seperti yang dikatakan Dave Ramsey, seorang pakar keuangan: "Save money and money will save you." Di berbagai negara, celengan masih digunakan untuk mengajarkan anak-anak tentang keuangan:
Jepang – Konsep Kakeibo mengajarkan anak-anak menabung sambil mencatat pengeluaran mereka.
Jerman – Sparschwein atau celengan babi sering diberikan kepada anak-anak sebagai simbol keberuntungan. Indonesia – Banyak anak kecil masih diberi celengan untuk menyisihkan uang jajan.
Dari kendi tanah liat hingga aplikasi digital, celengan tetap menjadi simbol pentingnya menabung. Seperti kata pepatah, "Menabung pangkal kaya." Jadi, anda masih pakai celengan atau udah full cashless?
Referensi :
https://www.merdeka.com/trending/celengan-babi-dari-zaman-majapahit-ditemukan-ternyata-jadi-pertanda-ini.html
https://historia.id/kuno/articles/alkisah-celeng-celengan-dan-babi-ngepet-dari-zaman-majapahit-vJdwy
https://greenlight.com/learning-center/fun-facts/history-of-the-piggy-bank
https://www.museumnasional.or.id/4388/
https://id.wikipedia.org/wiki/Celengan
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....