Tugu Bank Indonesia, Ikon Kota Sintang Penanda Kebanggaan Daerah

  • 10 Agt 2026 10:32 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang – Di tengah denyut aktivitas Kota Sintang, Kalimantan Barat, berdiri sebuah monumen yang telah lama menjadi simbol kebanggaan masyarakat. Tugu Bank Indonesia, atau yang lebih akrab disebut Tugu BI, bukan sekadar penghias bundaran jalan, tetapi juga menjadi salah satu landmark paling dikenal di Kabupaten Sintang.

Bagi warga lokal maupun pendatang, Tugu BI sering menjadi titik awal untuk mengenali Kota Sintang. Letaknya yang strategis di bundaran simpang Jalan PKP Mujahidin dan Jalan Pangeran Diponegoro membuat monumen ini mudah dijangkau dari berbagai arah. Hampir setiap orang yang berkunjung ke Sintang akan menyempatkan diri berfoto dengan latar tugu tersebut sebagai penanda pernah menginjakkan kaki di kota yang berada di pertemuan Sungai Kapuas dan Sungai Melawi.

Dibangun Sejak 1994

Tugu BI dibangun pada tahun 1994 pada masa pemerintahan Bupati H. Abdullah Kamarullah. Monumen ini merupakan bantuan dari Bank Indonesia sebagai bentuk kontribusi terhadap penataan ruang kota. Seiring berjalannya waktu, kawasan di sekitar tugu mengalami sejumlah pembaruan sehingga tampil lebih tertata dan nyaman bagi masyarakat.

Desain tugu menampilkan sebuah lampu tradisional yang diapit oleh sepasang tangan berwarna keemasan. Di bagian tengah terdapat logo Bank Indonesia, sementara ornamen sayap dan nyala api memberikan kesan dinamis sekaligus melambangkan semangat pembangunan dan harapan akan kemajuan daerah.

Lebih dari Sekadar Monumen

Keberadaan Tugu BI tidak hanya berfungsi sebagai penanda lokasi. Monumen ini telah menjadi ruang publik yang hidup. Pada sore hingga malam hari, kawasan sekitar tugu dipenuhi masyarakat yang datang untuk bersantai, berolahraga ringan, menikmati suasana kota, maupun berkumpul bersama keluarga dan sahabat.

Keindahan taman yang mengelilingi tugu serta pencahayaan pada malam hari menjadikan kawasan ini salah satu lokasi favorit untuk fotografi. Tidak sedikit pula kegiatan komunitas dan dokumentasi berbagai acara daerah yang memanfaatkan Tugu BI sebagai latar belakang.

Ikon yang Melekat dalam Identitas Sintang

Setiap kota memiliki simbol yang membentuk identitasnya. Jika Pontianak dikenal dengan Tugu Khatulistiwa, maka bagi masyarakat Sintang, Tugu BI telah menjadi salah satu ikon yang paling melekat dalam ingatan.

Keberadaan monumen ini juga mencerminkan perkembangan Kota Sintang sebagai pusat pemerintahan dan perekonomian di wilayah timur Kalimantan Barat. Letaknya yang berada di jalur utama menjadikan Tugu BI sebagai wajah pertama yang menyambut masyarakat maupun wisatawan yang memasuki kawasan pusat kota.

Daya Tarik Wisata Perkotaan

Meski bukan objek wisata alam, Tugu BI memiliki nilai tersendiri sebagai destinasi wisata perkotaan. Pengunjung dapat menikmati suasana taman, mengabadikan momen bersama keluarga, hingga menjadikan lokasi ini sebagai titik awal menjelajahi berbagai destinasi lain di Sintang, seperti Keraton Kesultanan Sintang, tepian Sungai Kapuas, hingga kawasan Bukit Kelam yang menjadi ikon geowisata daerah.

Keberadaan Tugu BI membuktikan bahwa sebuah monumen dapat menjadi lebih dari sekadar bangunan. Ia menjadi saksi perjalanan kota, ruang berkumpul masyarakat, sekaligus simbol yang memperkuat identitas Sintang di mata setiap orang yang datang berkunjung. (wah)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....