Motivasi Bisnis Dari Direktur Manja Entertainment

  • 24 Apr 2026 22:34 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang - Uang bukanlah segala-galanya tapi segalanya butuh uang demikian ungkapan Yudi Fandra Direktur PT. Manja Entertainment Group saat menjadi narasumber Podcast RRI Sintang yang mulai tayang pada Senin, 20 April 2026 di Youtube RRI Sintang. Podcast tersebut juga disiarkan di Programa 1 RRI Sintang dalam acara Inflasi dan Investasi juga di Programa 2 RRI Sintang dalam acara UMKM Connect mengangkat tema Anak Muda Melek Rupiah.

Dalam kesempatan tersebut Yudi Fandra menyampaikan pandangannya terkait pentingnya uang dalam kehidupan modern. Ia menegaskan bahwa meskipun uang bukanlah segalanya namun hampir semua aspek kehidupan saat ini membutuhkan uang. Menurutnya kondisi ini membuat setiap orang wajar untuk berusaha mencari penghasilan sebanyak mungkin melalui berbagai cara yang positif.

“Uang bukanlah segala-galanya tapi segalanya butuh uang. Berarti kita harus mengejar uang, karena sedekah pun juga pakai uang, berbuat baik pun juga pakai uang, membahagiakan orang tua pun juga pakai uang, naikkan haji orangtua pun juga pake uang. Berarti kita harus mengejar uang tapi pemanfaatannya tujuannya kita mengejar uang itu seperti apa”. Jelasnya. Ia menambahkan bahwa yang terpenting bukan hanya mengejar uang, tetapi memahami tujuan dari penggunaan uang tersebut agar memberikan manfaat yang lebih luas.

Selain aktif mengembangkan bisnis di bidang industri kreatif dengan berbagai sub-brand baru setiap tahunnya Yudi juga menekuni dunia investasi. Ia memanfaatkan instrumen seperti deposito, reksadana dan obligasi sebagai bagian dari strategi keuangan jangka panjang. Latar belakang pendidikan ekonomi menjadi fondasi penting dalam pengambilan keputusan bisnis dan investasinya.

Yudi juga mengungkapkan bahwa dirinya banyak belajar dari perkembangan informasi melalui media sosial, terutama dengan mengikuti para pakar ekonomi dan tren pasar. Hal ini membantunya tetap adaptif dalam menghadapi dinamika dunia bisnis yang terus berubah.

Menanggapi fenomena flexing di kalangan anak muda Yudi menilai hal tersebut sebagai sesuatu yang wajar selama dilakukan dengan cara yang benar. Ia menyebut flexing dapat menjadi bentuk self reward asalkan berasal dari hasil kerja keras sendiri dan bukan dari utang atau pinjaman. “Kalau menurut aku itu flexing boleh-boleh aja, selagi flexing itu pake duitmu jerih payahmu hasil kerja kerasmu. Flexing aja, yang gak boleh itu adalah kau flexing tapi bukan hasil jerih payahmu, dari pinjol kemudian pinjam sana pinjam sini seakan-akan punyamu akhirnya di belakangnya kenak sendiri”. Ucapnya. Ia mengingatkan agar generasi muda tidak terjebak dalam gaya hidup semu yang justru merugikan diri sendiri.

Terkait pilihan antara menabung dan investasi Yudi lebih mendorong generasi muda untuk mulai berinvestasi. Menurutnya investasi memiliki potensi keuntungan yang lebih besar dibandingkan menabung yang cenderung stagnan. “Kalau nabung bunganya kecil, ndak berkembang, nabung itu aman makanya ku bilang nabung itu aman kalau investasi itu berkembang jadi ada return-nya yang kita dapatkan atau pendapatan yang kita dapatkan dari investasi gitu”. Ungkapnya. Ia juga mengingatkan pentingnya memahami risiko investasi serta memastikan bahwa instrumen yang dipilih terdaftar dan diawasi oleh otoritas resmi. Yudi menutup dengan prinsip hidup yang dipegangnya, yakni “hidup cuma sekali berarti harus spektakuler” yang menjadi motivasi dalam membangun kesuksesan bisnisnya. (RMD)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....