Hari Hiu Paus Internasional, Kenali Raksasa Laut dan Habitatnya

  • 31 Agt 2026 06:33 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Sibolga – Hari Hiu Paus Internasional diperingati setiap 30 Agustus untuk meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian hiu paus. Peringatan ini menjadi momentum mengenalkan raksasa laut sekaligus pentingnya menjaga habitat dan ekosistem perairan.

Informasi tersebut disampaikan Agus Fadli selaku Pemerhati Lingkungan, pada Program Sibolga Menyapa. Siaran berlangsung di Pro 1 RRI Sibolga melalui sambungan telepon, Minggu, 30 Agustus 2026.

Hiu paus merupakan jenis ikan terbesar di dunia yang dikenal memiliki karakter relatif tidak agresif. Satwa bernama ilmiah Rhincodon typus ini hidup terutama di perairan tropis yang kaya sumber makanan.

Hiu paus bukan termasuk kelompok paus, melainkan ikan terbesar di dunia yang bernapas menggunakan insang. Penyebutan “paus” merujuk pada ukuran tubuhnya yang besar dan kebiasaannya berada di perairan laut.

Agus Fadli mengatakan, keberadaan hiu paus menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut. “Keberadaan hiu paus menunjukkan bahwa ekosistem laut memiliki sumber makanan yang mendukung kehidupan satwa,” ujarnya.

Menurutnya, habitat hiu paus perlu dijaga dari berbagai aktivitas manusia yang dapat mengganggu keberlangsungan hidupnya. Ia menyebut pencemaran laut, aktivitas perikanan, dan wisata tidak bertanggung jawab menjadi perhatian dalam konservasi.

Hiu paus mencari makanan dengan menyaring air laut, terutama plankton dan organisme laut berukuran kecil. Indonesia menjadi salah satu wilayah penting bagi hiu paus, dengan sejumlah habitat berada di perairan timur Indonesia.

Agus mengajak masyarakat pesisir menjaga kebersihan laut dan tidak mengganggu hiu paus ketika ditemukan. “Menjaga laut berarti menjaga habitat hiu paus serta kehidupan berbagai spesies yang bergantung padanya,” katanya.

Peringatan Hari Hiu Paus Internasional diharapkan mendorong kolaborasi masyarakat, pemerintah, nelayan, dan pegiat lingkungan. Upaya tersebut diperlukan agar keberadaan raksasa laut tetap lestari dan ekosistem pesisir terjaga bagi generasi mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....