Penghitungan Harga Pokok Produksi Kunci Menentukan Harga Jual

  • 11 Mar 2025 12:38 WIB
  •  Sibolga

KBRN, Sibolga: Bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), penentuan harga jual produk sering kali menjadi tantangan besar. Hal itu disampaikan Jonni saat menjadi co host Spada Pro 2 Sibolga, Selasa (11/3/2025) mengatakan bahwa memahami dan menghitung Harga Pokok Produksi (HPP) dengan benar adalah langkah krusial sebelum menetapkan harga jual yang ideal.

Menurut Jonni, banyak pengusaha yang hanya melihat harga pasar atau meniru pesaing tanpa menghitung biaya produksi secara detail. "Jika HPP tidak dihitung dengan benar, ada risiko menetapkan harga terlalu rendah, yang bisa menyebabkan kerugian, atau terlalu tinggi, yang membuat produk sulit bersaing," jelasnya.

Ia mengatakan bahwa dalam menghitung HPP, pelaku usaha harus mempertimbangkan semua biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan produk, termasuk bahan baku, tenaga kerja, serta biaya overhead seperti listrik dan sewa tempat. Dengan mengetahui total biaya produksi, barulah pelaku usaha bisa menambahkan profit margin yang diharapkan.

"Sebaiknya profit margin ditentukan berdasarkan riset pasar dan daya beli konsumen. Jangan sekadar menebak atau mengikuti tren tanpa perhitungan yang matang," tambahnya.

Jonni juga menekankan pentingnya fleksibilitas dalam strategi harga. Jika biaya produksi meningkat akibat inflasi atau kenaikan harga bahan baku, maka harga jual juga harus disesuaikan agar tetap menguntungkan.

Dengan pemahaman yang baik tentang HPP, pengusaha UMKM dapat memastikan harga jual yang adil bagi pelanggan sekaligus menjaga kelangsungan bisnis mereka. "Bisnis yang sehat adalah bisnis yang tidak hanya laku di pasaran, tetapi juga memberikan keuntungan yang berkelanjutan," tutupnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....