Generasi Muda jadi Sorotan Perubahan Sosial dan Teknologi

  • 28 Apr 2026 09:55 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Sibolga - Perkembangan teknologi yang pesat dan perubahan sosial yang terjadi secara cepat saat ini turut memengaruhi sikap serta pola perilaku generasi muda. Fenomena ini menjadi sorotan berbagai kalangan karena dinilai membawa dampak signifikan terhadap nilai-nilai sosial, etika, serta cara berinteraksi ditengah masyarakat yang semakin modern dan digital.

Di Sibolga, isu ini juga menjadi perhatian serius, terutama dalam dunia pendidikan dan lingkungan sosial. Generasi muda dinilai menghadapi tantangan besar dalam menyeimbangkan perkembangan teknologi dengan pembentukan karakter yang kuat serta berlandaskan nilai-nilai budaya dan moral.

Hendra Sahputra, Pemerhati Sosial sekaligus Tenaga Pendidik di kota Sibolga, pada Opini Publik Pro 1, Selasa, 28 April 2026 via selular mengatakan salah satu permasalahan utama yang dihadapi generasi muda saat ini yaitu meningkatnya ketergantungan terhadap teknologi, khususnya penggunaan gawai dan media sosial yang berlebihan dalam kehidupan sehari-hari.

“Penggunaan teknologi yang tidak terkontrol dapat berdampak pada menurunnya kualitas interaksi sosial secara langsung, serta berpotensi memengaruhi kesehatan mental remaja, seperti munculnya rasa cemas, kurang percaya diri, hingga kecenderungan isolasi sosial di lingkungan sekitar,” kata Hendra.

Selain itu, Hendra juga menyoroti adanya pergeseran etika dan norma dalam berperilaku, baik di dunia nyata maupun di ruang digital. Ia menilai bahwa sebagian generasi muda mulai mengabaikan nilai sopan santun, empati, dan tanggung jawab sosial akibat kurangnya pembinaan karakter yang konsisten.

“Perubahan ini tidak sepenuhnya bersifat negatif, karena teknologi juga memberikan banyak peluang bagi generasi muda untuk berkembang, belajar, dan berkreasi. Namun, tanpa pengawasan dan pendampingan yang tepat, manfaat tersebut dapat berbalik menjadi tantangan serius bagi perkembangan mereka,” kata Hendra.

Lebih lanjut dikatan, peran keluarga, sekolah, dan masyarakat dinilai sangat penting dalam membentuk sikap generasi muda agar tetap memiliki karakter yang kuat ditengah arus globalisasi. Pendidikan karakter dan literasi digital menjadi kunci dalam membantu generasi muda menghadapi perubahan zaman secara bijak.

Hendra berharap adanya kolaborasi berbagai pihak untuk memberikan edukasi yang berkelanjutan, sehingga generasi muda tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, empati, dan kemampuan sosial yang baik dalam menghadapi tantangan masa depan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....