Minimnya Rambu Lalu Lintas Dikeluhkan Pengendara
- 30 Mar 2026 16:39 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Sibolga - Kurangnya rambu lalu lintas disejumlah ruas jalan di kota Sibolga menjadi perhatian masyarakat karena dinilai berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan. Kondisi ini diperparah dengan masih rendahnya kesadaran sebagian pengendara dalam mematuhi aturan berlalu lintas, sehingga ketertiban dan kelancaran arus kendaraan kerap terganggu, terutama pada jam-jam sibuk.
Hasian Napitupulu, salah seorang pengendara sepeda motor, pada RRI saat ditanyai seputaran kecelakaan lalu lintas, Senin, 30 Maret 2026 mengatakan ia sering merasa kesulitan saat melintas dibeberapa persimpangan yang tidak dilengkapi rambu yang jelas. Menurutnya, ketiadaan rambu seperti tanda prioritas, larangan parkir, maupun penunjuk arah membuat pengendara harus mengandalkan perkiraan sendiri, yang berpotensi menimbulkan salah paham antar pengguna jalan.
“Dibeberapa titik jalan yang ramai, pengendara kerap melaju tanpa memperhatikan kecepatan atau aturan yang berlaku karena tidak adanya pengingat berupa rambu. Situasi ini dinilai dapat meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan, terutama bagi pengendara yang belum familiar dengan kondisi jalan di kota Sibolga,” kata Hasian.
Selain persoalan infrastruktur, rendahnya disiplin berlalu lintas juga menjadi faktor yang memperparah kondisi dilapangan. Masih ditemukan pengendara yang melanggar aturan seperti tidak menggunakan helm, melawan arus, hingga berhenti sembarangan di bahu jalan. Kebiasaan tersebut membuat arus lalu lintas menjadi tidak teratur dan berpotensi membahayakan pengguna jalan lainnya.
Pihak kepolisian setempat diketahui telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi permasalahan ini, mulai dari kegiatan sosialisasi keselamatan berkendara hingga operasi penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas. Edukasi kepada masyarakat dilakukan melalui patroli rutin, penyuluhan di sekolah, serta kampanye tertib berlalu lintas di ruang publik.
“Langkah penindakan juga harus dilakukan terhadap pelanggaran yang dinilai berisiko tinggi, seperti tidak menggunakan helm, melanggar lampu lalu lintas, dan berkendara tanpa surat izin mengemudi. Upaya ini bertujuan menumbuhkan kesadaran masyarakat sekaligus menciptakan efek jera agar pengendara lebih disiplin saat berada di jalan raya.
Hasian berharap pemerintah daerah dapat menambah dan memperbaiki rambu lalu lintas dititik-titik yang dinilai rawan, sehingga pengendara memiliki panduan yang jelas saat melintas. Ia juga menekankan bahwa peningkatan fasilitas harus diiringi dengan kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan, karena keselamatan dijalan merupakan tanggung jawab bersama.
Dengan adanya penambahan rambu serta peningkatan disiplin pengendara, diharapkan arus lalu lintas di kota Sibolga dapat menjadi lebih tertib dan aman. Kondisi jalan yang jelas dan teratur dinilai tidak hanya mengurangi risiko kecelakaan, tetapi juga mendukung kelancaran aktivitas masyarakat yang setiap hari bergantung pada mobilitas di jalan raya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....