Festival Budaya Jalur Rempah Sambut HUT Tapteng

  • 23 Agt 2024 09:47 WIB
  •  Sibolga

KBRN, Tapteng : Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Tapanuli Tengah ke-79, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) menggelar Festival Budaya Jalur Rempah Pantai Barat. Acara yang berlangsung di Gedung Serbaguna Pandan pada Kamis (22/08/2024) menampilkan pertunjukan panggung budaya berbilang bangsa dengan kolaborasi Sikambang dan Opera Batak bertema "Rempah Dalam Perahu".

Festival ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tapteng, Erwin Hotmansah Harahap. Acara dibuka dengan tarian penyambutan dari SMP Negeri 1 Tukka dan tarian persembahan Sekapur Sirih Sikambang oleh SMP Swasta Al-Muslimin Pandan.

Dalam sambutannya, Erwin mengungkapkan apresiasi terhadap pelaksanaan festival ini. Ia menyatakan bahwa festival ini merupakan bagian dari upaya melestarikan dan memperkenalkan potensi budaya Tapanuli Tengah, khususnya melalui sejarah perdagangan rempah di Barus. "Barus adalah pelabuhan rempah kuno yang memiliki sejarah panjang dalam perdagangan rempah di Nusantara. Festival ini bertujuan untuk mengungkap dan melestarikan warisan budaya tersebut," ujar Sekdakab Tapteng.

Lebih lanjut, Erwin juga menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah mendukung acara ini, termasuk Direktur Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi, serta Direktur Pusat Latihan Opera Batak Siantar dan Lembaga Budaya Pasisi. "Apresiasi kami juga untuk anak-anak yang telah berlatih dengan keras selama 10 hari dan karantina produksi selama 5 hari di Barus," tambahnya.

Sukronedi, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah II Provinsi Sumatera Utara, yang mewakili Direktur Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan Kemendikbudristek, menegaskan pentingnya program Jalur Rempah dalam menggali dan melestarikan budaya. "Program ini adalah prioritas kami dalam upaya melestarikan budaya dan sejarah rempah di Indonesia," ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli Tengah, Boy Rahman Hasibuan, menjelaskan bahwa tujuan festival ini antara lain untuk mengenalkan potensi budaya Tapteng, mempromosikan Tapteng sebagai bagian penting dalam sejarah Tapanuli, serta mendukung program merdeka belajar melalui kolaborasi dan produksi di area cagar budaya Barus.

Festival Budaya Jalur Rempah Pantai Barat ini melibatkan 40 peserta dari 10 sekolah di Tapteng, yang telah menjalani pelatihan intensif dan produksi di situs cagar budaya Benteng Barus. Acara ini diakhiri dengan penyerahan plakat dari Pemerintah Kab. Tapteng kepada sejumlah pihak yang telah berkontribusi, termasuk Direktur Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan Kemendikbudristek, Direktur Pusat Latihan Opera Batak, dan Ketua Lembaga Budaya Pasisi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....