520 Siswa SMK Negeri 1 Badiri Tapteng Masih Belajar di Tenda

  • 05 Okt 2026 15:54 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Tapteng - Pascabencana banjir yang mengepung Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), pada 25 November 2025 lalu, 520 pelajar SMK Negeri 1 Badiri, hingga kini masih menjalani proses belajar mengajar dalam tenda.

Kepala SMK Negeri 1 Badiri, Kardi Simanjuntak mengatakan, sekolah yang dipimpinnya mengalami kerusakan berat setelah diterjang banjir saat bencana lalu, hingga proses belajar mengajar harus dilakukan di dalam tenda.

“Sejak bencana November 2025 lalu, sekolah kami hancur diterjang banjir. Banyak bangunan dan ruangan sekolah yang rusak berat, bahkan ada ruangan yang hilang,” ujar Kardi, Senin, 5 Oktober 2026.

Saat ini kata Kadri, sebanyak 520 siswa menjalani proses pembelajaran pada 12 ruang darurat serta tenda bantuan yang didirikan pemerintah.

Kardi mengaku, kondisi tersebut jauh dari ideal, namun pihak sekolah bersama para guru berupaya memastikan proses pembelajaran tetap berjalan agar siswa tidak kehilangan hak untuk memperoleh pendidikan.

“Kami tetap berusaha agar anak-anak bisa belajar seperti biasa meskipun kondisinya masih darurat,” katanya.

Ia juga menyampaikan, dalam waktu dekat ini, akan dilakukan pembangunan kembali gedung sekolah. Lokasi pembangunan direncanakan di lahan milik Kementerian Pertanian, yang dinilai lebih aman.

“Informasinya, kemungkinan dalam minggu ini sudah mulai dibangun kembali gedung baru di lahan yang aman milik Kementerian Pertanian,” ungkap Kardi sembari berharap proses pembangunan berjalan lancar.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat anak-anak sudah bisa kembali bersekolah di ruangan yang baru dan lebih layak,” tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....