Bupati Tapsel Lepas 19 Peserta Diklat Laskar Gerindra, Dorong Kader Perkuat Pengab
- 02 Okt 2026 07:35 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Tapsel - – Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu menghadiri makan malam sekaligus pelepasan 19 peserta Diklat Laskar Gerindra Kabupaten Tapanuli Selatan di Aula Pendopo Rumah Dinas Bupati Tapanuli Selatan, Sipirok, Kamis, 1 Oktober 2026 malam.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPC Partai Gerindra Tapanuli Selatan yang juga Wakil Ketua DPRD Tapsel Abdul Basit Dalimunthe, jajaran pengurus DPC, anggota Fraksi Gerindra DPRD Tapsel, serta para calon peserta Diklat Laskar Gerindra yang akan mengikuti pendidikan dan pelatihan di Sibolangit, Sumatera Utara, mulai Jumat, 2 Oktober 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Abdul Basit menyampaikan bahwa 19 peserta yang diberangkatkan merupakan perwakilan dari unsur anggota DPRD dan DPC Gerindra Tapanuli Selatan. Seluruh peserta telah melalui proses pemberkasan dan terdata dalam sistem pendaftaran diklat.
Ia menjelaskan, tingginya jumlah pendaftar secara nasional menyebabkan sistem pendaftaran sempat mengalami kendala. Dari informasi yang diterima, jumlah pendaftar mencapai lebih dari 1.200 orang, sementara kuota yang tersedia sebanyak 523 peserta. Dari proses tersebut, Tapsel memperoleh kesempatan mengirimkan 19 peserta.
Abdul Basit berharap para peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian diklat dengan sungguh-sungguh dan membawa hasil pembelajaran tersebut untuk memperkuat kaderisasi Partai Gerindra di Tapanuli Selatan.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Gus Irawan menyampaikan apresiasi kepada DPC Gerindra Tapsel dan seluruh pihak yang telah mempersiapkan keberangkatan para peserta. Ia berpesan agar 19 peserta mengikuti diklat dengan sebaik-baiknya dan menjaga nama baik Tapanuli Selatan selama berada di tempat pelatihan.
“Selamat kepada 19 peserta yang akan mengikuti Diklat Laskar Gerindra. Ikuti pendidikan ini dengan sebaik-baiknya, sehingga setelah kembali nanti dapat memberikan kontribusi yang lebih besar dalam membangun bangsa dan daerah,” pesan Gus Irawan.
Menurutnya, proses pendidikan dan kaderisasi penting untuk membentuk sumber daya manusia yang memiliki wawasan, kedisiplinan, serta pemahaman terhadap kehidupan bermasyarakat dan berorganisasi.
Gus Irawan juga mengingatkan agar kader tidak hanya hadir ketika momentum politik berlangsung. Menurutnya, proses kaderisasi perlu dilakukan secara berkelanjutan sehingga kualitas dan komitmen kader dapat teruji melalui keterlibatan nyata di tengah masyarakat.
“Jangan hanya hadir ketika momentum pemilu. Kaderisasi harus dilakukan lebih awal dan berkelanjutan. Dengan waktu yang panjang, kader akan teruji dan semakin matang dalam menjalankan tugas pengabdian,” ujarnya.
Ia juga mendorong para kader untuk terus belajar memahami berbagai persoalan masyarakat serta mampu menjelaskan program-program pembangunan secara baik kepada masyarakat.
Dalam arahannya, Gus Irawan turut berbagi pengalaman selama menjalankan aktivitas politik dan pemerintahan. Ia menekankan pentingnya bagi kader untuk memahami kebijakan secara utuh, tidak sekadar menyampaikan kritik, tetapi juga mampu menawarkan solusi serta mengawal program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia mencontohkan pengalamannya ketika berada di parlemen, bahwa sikap politik harus tetap disertai tanggung jawab untuk memahami persoalan secara menyeluruh dan menyampaikan solusi atas berbagai kebijakan yang dinilai perlu diperbaiki.
“Kalau kita memberikan kritik, jangan asal bunyi. Harus memahami persoalannya dan memberikan solusi. Begitu juga ketika ada program yang berpihak kepada masyarakat, harus kita kawal dan jelaskan dengan baik,” katanya.
Gus Irawan juga menyinggung pentingnya pemahaman kader terhadap berbagai program pembangunan, termasuk program pemerintah yang berkaitan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengurangan kemiskinan, pemerataan pembangunan, serta penguatan ekonomi masyarakat.
Ia menilai, kader di daerah memiliki peran penting untuk menjembatani informasi pembangunan kepada masyarakat agar berbagai program dapat dipahami secara utuh dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.
Lebih lanjut, Gus Irawan berharap momentum pendidikan dan pelatihan tersebut menjadi bekal bagi para peserta untuk meningkatkan kapasitas diri sekaligus memperkuat kontribusi mereka di tengah masyarakat.
“Manfaatkan momentum ini untuk belajar. Setelah kembali, saya berharap semangatnya semakin tinggi untuk hadir di tengah masyarakat, membangun daerah dan bangsa, serta membawa nama baik Tapanuli Selatan,” ungkapnya.
Ke-19 peserta selanjutnya dijadwalkan berangkat menuju Sibolangit untuk mengikuti Diklat Laskar Gerindra yang dimulai pada Jumat (2/10/2026). Kegiatan pelepasan tersebut ditutup dengan doa bersama dan makan malam sebagai bentuk kebersamaan sebelum para peserta menjalani rangkaian pendidikan dan pelatihan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....