Antrean BBM Mengular, Sopir Truk Terpaksa Menginap
- 16 Sep 2026 18:24 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Sibolga – Antrean panjang kendaraan pengisi bahan bakar minyak (BBM) kembali mengular di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Sibolga, Sumatera Utara. Antrean bahkan mencapai sekitar dua kilometer dan memicu kemacetan arus lalu lintas di sekitarnya.
Pemandangan ini salah satunya terlihat di SPBU Taman Bunga, Kelurahan Sibolga Kota. Ratusan kendaraan roda dua, roda empat, hingga truk bermuatan besar tampak mengantre sejak seminggu terakhir. Para pengendara, khususnya sopir armada logistik, terpaksa menunggu berjam-jam hanya untuk mendapatkan BBM jenis Solar.
Nasib apes dialami Suryadi, seorang sopir truk asal Jambi. Ia mengaku sudah dua hari tertahan dan menginap di Kota Sibolga karena tak kunjung mendapat pasokan Solar.
"Kami terpaksa menginap karena antrean sangat panjang. Sering kali saat giliran kami makin dekat, stok BBM di SPBU sudah kehabisan," keluh Suryadi, Rabu, 16 September 2026.
Menanggapi kepanikan warga dan penumpukan kendaraan tersebut, Manajer SPBU Taman Bunga, Khairil Nasution, menegaskan bahwa stok dan distribusi pasokan BBM dari Pertamina sebenarnya berjalan normal.
Ia menjelaskan, lonjakan antrean di SPBU tempatnya bekerja terjadi akibat habisnya pasokan BBM di SPBU lain di wilayah Sibolga, serta adanya perbedaan jam operasional pembongkaran muatan BBM.
"Secara umum stok dan distribusi aman. Penumpukan terjadi karena ketersediaan di SPBU lain sedang kosong atau jam bongkar BBM yang tidak bersamaan, sehingga kendaraan menumpuk di sini," terang Khairil.
Kondisi ini dikeluhkan masyarakat karena dinilai melumpuhkan efisiensi waktu dan mengganggu aktivitas ekonomi lokal. Para pengendara berharap pemerintah daerah dan pihak terkait segera mengambil langkah konkret untuk mengurai kemacetan serta mengoptimalkan distribusi BBM di seluruh SPBU Kota Sibolga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....