Wabup Madina Sebut Perantau Minang Punya Peran Penting Gerakkan UMKM Lokal

  • 31 Agt 2026 00:56 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Mandailing Natal – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution menegaskan bahwa perputaran ekonomi di Madina, khususnya sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), tidak lepas dari peran warga perantauan Minangkabau. Pernyataan tersebut disampaikan Atika saat menghadiri malam puncak perayaan Rang Minang Baralek Gadang dalam rangka HUT ke-10 Ikatan Keluarga Minang (IKM) di Alun-alun Kota Panyabungan, Sabtu 29 Agustus 2026 malam.

"Ekonomi di Madina bergerak, salah satunya dengan keberadaan pelaku UMKM yang kebanyakan saudara-saudara kami orang Minang," kata Atika dalam sambutannya.

Atika menilai falsafah "Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung" benar-benar diamalkan oleh perantau Minang di Bumi Gordang Sambilan. Akulturasi dan adaptasi yang harmonis ini dinilai telah menghapus sekat sosial di tengah masyarakat.

"Sehingga dalam keseharian tak mampu lagi kami membedakan mana orang Minang, mana orang Mandailing," tambahnya.

Ketangguhan Ekonomi dan Sejarah Bangsa

Ketua DPRD Madina H. Erwin Efendi Lubis turut memuji keuletan masyarakat diaspora Minang. Menurutnya, perantau Minang memiliki daya tahan yang kuat menghadapi dinamika zaman dan krisis ekonomi. Ia juga mengapresiasi gelaran HUT ke-10 IKM di ruang terbuka publik yang memberi hiburan bagi warga.

Dari kacamata sejarah, Kapolres Madina AKBP Bagus Priandy mengingatkan kembali besarnya kontribusi suku Minangkabau terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Bahkan, salah satu proklamator kita berasal dari Sumatera Barat, yaitu Bung Hatta," ungkap Bagus.

Sajian Seni Kolaborasi Dua Budaya

Malam puncak perayaan HUT IKM ke-10 ini dimeriahkan dengan kolaborasi seni budaya Minangkabau dan Mandailing Natal. Ribuan warga yang memadati Alun-alun Panyabungan disuguhi beragam atraksi pertunjukan, antara lain:

  • Kesenian tradisional Randai dan Marturi

  • Pertunjukan ritmis alat musik Gordang Sambilan

  • Atraksi Tari Piring dan pertunjukan Silek tradisional

  • Tari kreasi Manduda Eme

Melalui perayaan budaya ini, Pemerintah Kabupaten Madina berharap semangat gotong royong dan silaturahmi lintas etnis terus terjaga serta diwariskan kepada generasi penerus.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....