Kualanamu Dipersiapkan Jadi Hub Penerbangan Internasional

  • 20 Agt 2026 14:49 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, SIbolga - Kualanamu International Airport, Sumatera Utara, terus dipersiapkan menjadi Hub Penerbangan Internasional guna memperkuat konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Pengembangan ini diharapkan dapat meningkatkan akses Sumatera Utara ke berbagai negara sekaligus membuka peluang lebih besar bagi aktivitas perdagangan, pariwisata dan investasi.

Rio Eka Putra, Senior Manager of Corporate Strategic Development PT Angkasa Pura Aviasi, Kualanamu pada saat Konferensi Pers UKWR RRI di Medan, Rabu, 19 Agustus 2026 mengatakan Kualanamu memiliki posisi strategis untuk dikembangkan sebagai salah satu pintu masuk dan keluar penerbangan internasional, sehingga konektivitas udara dari Sumatera Utara ke berbagai negara dapat semakin diperluas.

Saat ini, Kualanamu International Airport telah melayani sebanyak 27 rute penerbangan. Jumlah ini menjadi bagian dari upaya dalam memperkuat jaringan penerbangan dan memberikan pilihan konektivitas yang lebih luas bagi masyarakat maupun pelaku usaha di Sumatera Utara.

Kedepannya, Rio juga menargetkan pembukaan sejumlah rute internasional baru, diantaranya menuju India, Jepang dan China. Penambahan rute tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan mobilitas penumpang, tetapi juga memperluas hubungan ekonomi Sumatera Utara dengan negara-negara tujuan.

Rio mengatakan, pembukaan rute penerbangan langsung ke China menjadi salah satu peluang strategis yang dapat memberikan dampak terhadap sektor perdagangan dan logistik. Dengan tersedianya konektivitas langsung, distribusi barang diharapkan dapat berlangsung lebih efisien sehingga berpotensi menekan biaya logistik.

“Kalau rute China dibuka, tentu akan memberikan dampak yang cukup besar terhadap efisiensi biaya logistik kita. Dengan adanya penerbangan langsung dari Kualanamu menuju China, konektivitas antara Sumatera Utara dengan salah satu mitra perdagangan penting dapat semakin kuat. Kondisi ini tentunya akan mempermudah pergerakan barang, mempercepat distribusi, serta memberikan pilihan transportasi yang lebih efisien bagi para pelaku usaha," ucapnya mengawali.

"Pada akhirnya, efisiensi ini diharapkan dapat menekan biaya logistik dan meningkatkan daya saing produk-produk dari Sumatera Utara. Karena itu, pembukaan rute China bukan hanya berkaitan dengan konektivitas penerbangan, tetapi juga memiliki potensi menjadi katalis terhadap pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara,” kata Rio Eka Putra.

Pengembangan Kualanamu sebagai hub penerbangan internasional diharapkan dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi perekonomian Sumatera Utara. Selain memperkuat konektivitas udara, keberadaan rute internasional baru berpotensi mendukung perdagangan, pariwisata, investasi, serta memperlancar arus barang dan jasa sehingga semakin memperkuat posisi Sumatera Utara dalam konektivitas ekonomi regional dan internasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....