Bupati Tapsel Hadiri Pengajian Akbar BKMT dan Serahkan Bantuan Sosial
- 19 Agt 2026 22:35 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Tapsel – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Gus Irawan Pasaribu menghadiri Pengajian Akbar Bulanan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kecamatan Batang Angkola yang digelar di Desa Aek Gunung, Kecamatan Batang Angkola, Rabu, 19 Agustus 2026.
Kehadiran Bupati disambut antusias oleh masyarakat dan ibu-ibu pengajian se-Kecamatan Batang Angkola. Camat Batang Angkola Halimahtussakdiah dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bupati yang disebutnya telah tiga bulan berturut-turut hadir di tengah masyarakat Kecamatan Batang Angkola dalam kegiatan BKMT.
“Selama tiga bulan berturut-turut Bapak selalu hadir di Kecamatan Batang Angkola di tengah-tengah masyarakat. Kami merasa bangga dan berterima kasih atas perhatian Bapak,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tapsel juga menyerahkan bantuan sosial kepada Ermawati Hasibuan, warga yang rumahnya mengalami kebakaran pada Februari 2026. Bantuan sebesar Rp8 juta disalurkan melalui Dinas Sosial Kabupaten Tapanuli Selatan.
Bupati mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah untuk meringankan beban warga yang mengalami musibah. Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena bantuan baru dapat diserahkan pada kesempatan tersebut.
“Memang mohon maaf baru kali ini bantuan tersedia. Kita bantu sebesar Rp8 juta, mudah-mudahan dapat meringankan beban keluarga yang mengalami kebakaran,” kata Gus Irawan.
Selain menyerahkan bantuan, Bupati mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama karena kondisi cuaca yang cenderung kering. Ia meminta masyarakat berhati-hati menggunakan peralatan listrik serta tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan.
Menurutnya, frekuensi kebakaran rumah di Tapanuli Selatan belakangan ini meningkat dan terjadi di sejumlah kecamatan dan desa. Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama karena musim kemarau diperkirakan mencapai puncaknya pada September.
“Tolongan kita lebih berhati-hati. Periksa instalasi listrik, jangan meninggalkan lilin atau sumber api ketika listrik padam. Bagi yang berladang dan berkebun juga jangan sembarangan membakar karena kondisi kering membuat api cepat menjalar dan sulit dikendalikan,” imbaunya.
Dalam arahannya, Gus Irawan juga mengajak masyarakat bersama-sama menghadapi sejumlah persoalan sosial dan ekonomi yang dinilainya menjadi tantangan daerah, yakni narkoba, rentenir dan kemiskinan.
Ia menegaskan perang terhadap narkoba harus dimulai dari lingkungan keluarga. Menurutnya, keluarga memiliki peran penting dalam mencegah generasi muda terjerumus penyalahgunaan narkoba.
“Kalau setiap keluarga di Tapsel terhindar dari narkoba, berarti seluruh Kabupaten Tapanuli Selatan akan terhindar dari narkoba,” tegasnya.
| Baca juga: Bupati Gus Irawan Buka Edukasi Antikorupsi |
Bupati juga kembali mendorong masyarakat yang terlilit pinjaman berbunga tinggi agar beralih ke pembiayaan yang lebih ringan melalui Bank Sumut. Ia menyebut pemerintah daerah tengah mendorong skema pembiayaan dengan bunga rendah, termasuk pembiayaan 0 persen bagi sektor tertentu, sebagai salah satu upaya melepaskan masyarakat dari jeratan rentenir.
Gus Irawan meminta para kepala desa dan camat melakukan pendataan masyarakat yang memiliki pinjaman di lembaga pembiayaan dengan bunga tinggi. Data tersebut nantinya diharapkan menjadi dasar untuk membantu masyarakat mendapatkan alternatif pembiayaan yang lebih ringan.
“Ini cara kita melepaskan umat-umat yang terjerat rentenir. Kita ingin masyarakat terbebas dari beban bunga yang tinggi sehingga kehidupan keluarga menjadi lebih tenteram,” ujarnya.
Di bidang ekonomi, Bupati juga mendorong peningkatan produksi pertanian, perikanan dan peternakan. Ia menyebut pemerintah daerah terus mengembangkan berbagai program untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat.
Khusus komoditas telur ayam, Gus Irawan menyampaikan bahwa produksi lokal Tapsel masih belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan pasar. Karena itu, pemerintah daerah mendorong peningkatan produktivitas peternak ayam petelur agar kebutuhan telur masyarakat dapat semakin dipenuhi dari produksi lokal.
Ia menyebut kelompok peternak yang ada saat ini memiliki tingkat produktivitas sekitar 80 persen dan diharapkan dapat ditingkatkan hingga minimal 90 persen melalui peningkatan kapasitas dan pendampingan dari dinas terkait.
“Pasar yang ada di Tapsel harus sebisa mungkin dipenuhi oleh produksi masyarakat Tapsel sendiri. Kita dorong produktivitas peternak agar semakin meningkat,” katanya.
Sementara itu, pada sektor pertanian, Bupati menegaskan tidak boleh ada lagi lahan produktif yang dibiarkan tidur. Pemerintah daerah juga terus mendorong program pemulihan ekonomi, terutama bagi masyarakat yang terdampak bencana.
Ia menjelaskan pemerintah daerah menugaskan BUMD sebagai offtaker untuk menampung hasil produksi jagung masyarakat sehingga petani memiliki kepastian pasar. Menurutnya, kepastian pasar menjadi salah satu faktor penting agar program peningkatan produksi pertanian dapat berjalan berkelanjutan.
“Sering kali program gagal karena produksinya ada, tetapi pasarnya tidak terjamin. Karena itu kita pastikan hasil jagung masyarakat nantinya dapat ditampung,” ujarnya.
Camat Batang Angkola Halimahtussakdiah menyampaikan bahwa pihak kecamatan telah berkoordinasi dengan Bank Sumut untuk melakukan sosialisasi pembiayaan kepada masyarakat melalui kegiatan pengajian di desa-desa dan kelurahan.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai akses pembiayaan yang lebih sehat serta membantu meningkatkan kesejahteraan warga.
Pengajian Akbar Bulanan BKMT tersebut juga diisi dengan tausiah keagamaan yang diharapkan dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan masyarakat serta menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Turut hadir Staf Ahli Ekonomi dan Pembangunan Abadi Siregar, Kepala Cabang Bank Sumut Sipirok Ade Irma Nasution, Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Tapsel, Kepala Desa Aek Gunung Abizar Alamsyah Nasution, unsur pemerintahan desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta para pengurus dan jamaah BKMT Kecamatan Batang Angkola.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....