Pengerjaan Sabodam Tukka Diusulkan 24 Jam
- 30 Jul 2026 05:32 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Tapteng - Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Pemkab Tapteng) mengusulkan kepada Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) agar pengerjaan sabodam wilayah Tukka dilaksanakan selama 24 jam. Usulan ini disampaikan mengingat bencana banjir bandang susulan menghantam wilayah itu, meski proses pemulihan pascabencana sebelumnya, tidak sepenuhnya tuntas.
Menurut Asisten II Setdakab Tapteng, Basyri Nasution, percepatan ini dinilai sangat mendesak mengingat kerusakan yang terus terjadi akibat meluapnya sungai dari beberapa titik, dengan membawa sedimen lumpur hingga ke permukiman warga. “Kalau boleh pengerjaan itu ditambah waktu menjadi 24 jam dalam sehari,” kata Basyri, saat rapat koordinasi (rakor) Pemkab Tapteng bersama Satgas PRR di ruangan Cendrawasih Pandan pada Rabu, 29 Juli 2026.
“Jadi kalau hanya siang hari dikerjakan, malam tidak dan cuaca tidak dapat diprediksi. Kami berharap agar pembangunan sabodam menjadi prioritas utama dibandingkan proyek pekerjaan lainnya,” tambahnya.
Menjawab usulan itu, kepala Posko Data Satgas PRR Kolonel Tamimi Hendra Kesuma apresiasi usulan disampaikan Pemkab Tapteng, dan siap menindaklanjutinya ke Kementerian PU. “Kami minta Satgas ini, pertama informasi update itu kita harapkan, karena saya mau tahu strateginya apa,” ucap Kolonel Tamimi.
Sebelumnya Bupati Masinton Pasaribu imbau jajaran pimpinan OPD, menyusun rekapitulasi perencanaan anggaran pemulihan pascabencana secara akurat dan terperinci. Namun, Bupati juga mewanti-wanti dengan tegas agar seluruh jajaran tidak melakukan penyimpangan atau curang terkait penggunaan anggaran penanggulangan dan pemulihan pascabencana.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....