Pemkab Humbahas dan Kodam I/BB Pulihkan 207 Hektar Lahan Pertanian Pascabencana
- 27 Jul 2026 14:47 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Humbahas - Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Humbang Hasundutan Tukka Siahaan menyatakan pemerintah mulai memulihkan lahan pertanian pascabencana bersama Kodam I/Bukit Barisan. Program pemulihan dilaksanakan di sejumlah wilayah terdampak bencana alam tahun 2025, Minggu, 26 Juli 2026.
Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis pemerintah mengembalikan produktivitas lahan pertanian sekaligus membantu petani kembali beraktivitas. Sektor pertanian dinilai memiliki peran penting sebagai penopang utama perekonomian masyarakat Kabupaten Humbang Hasundutan.
"Pemulihan lahan pertanian menjadi prioritas agar petani dapat kembali mengolah lahan dan meningkatkan hasil produksi," ujar Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Humbang Hasundutan Tukka Siahaan. Ia menjelaskan kolaborasi bersama Kodam I/Bukit Barisan diharapkan mampu mempercepat proses rehabilitasi lahan terdampak.
Berdasarkan pendataan pemerintah, luas lahan pertanian yang mengalami kerusakan akibat bencana mencapai 893,4 hektar di berbagai wilayah. "Sesuai hasil koordinasi dengan Kementerian Pertanian, tahap awal pemulihan difokuskan pada lahan seluas 207 hektar," katanya.
Pendanaan kegiatan tersebut bersumber dari dana tugas pembantuan APBN Kementerian Pertanian melalui satuan kerja Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Utara. "Sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan TNI diharapkan mempercepat pemulihan sektor pertanian demi meningkatkan kesejahteraan petani," tegas Tukka Siahaan.
Tahap awal pemulihan dilaksanakan di Kecamatan Onan Ganjang meliputi Desa Parbotihan, Aek Godang Arbaan, dan Parnapa. Program serupa juga menyasar Desa Nagurguran dan Bonandolok di Kecamatan Sijamapolang serta Desa Purba Baringin dan Purba Bersatu di Kecamatan Pakkat.
Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan optimistis pemulihan lahan pertanian akan mempercepat kebangkitan sektor pertanian pascabencana alam tahun 2025. Upaya tersebut diharapkan mampu mengembalikan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan perekonomian masyarakat setempat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....