Pemkab Palas Peringati Hari Anak Nasional ke 42

  • 24 Jul 2026 05:35 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Palas - Pemerintah Kabupaten Padanglawas (Pemkab Palas) melalui Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A), menggelar peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026, di halaman kantor dinas tersebut, Kamis, 23 Juli 2026.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Pelindungan Anak(PPPA) Republik Indonesia, Arifah Choiri Fauzi, dalam amanatnya yang dibacakan Plt Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Palas Muhammad Yusuf Hutajulu, mengatakan, anak bukan sekadar objek pembangunan, tetapi subjek yang memiliki hak untuk didengar, berpartisipasi, tumbuh, berkembang, dan berprestasi sesuai usia serta tingkat kematangannya.

Peringatan yang mengusung tema "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan" dengan tagline "Sayang Anak, Sayang Indonesia" tahun ini, diarahkan untuk memperkuat komitmen dalam pemenuhan hak anak sekaligus meningkatkan perlindungan terhadap berbagai bentuk kekerasan, eksploitasi, diskriminasi, hingga perundungan, termasuk yang terjadi di ruang digital,"

Pemerintah juga mengingatkan perlindungan anak harus dimulai dari keluarga sebagai benteng pertama, kemudian diperkuat oleh sekolah, masyarakat, dunia usaha, media massa, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh adat, akademisi, hingga pemerintah pusat dan daerah.

"Anak juga didorong menjadi bagian dari upaya perlindungan melalui keberanian menyampaikan pendapat, saling menjaga, serta berpartisipasi aktif menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi dirinya maupun teman sebaya," tuturnya.

Selain itu, Peringatan HAN ke-42 juga menekankan nilai-nilai dasar yang harus ditanamkan kepada anak, yakni berakhlak mulia, bahagia, peduli, berani, cerdas, solidaritas, aman, dan bertanggung jawab sebagai fondasi menuju generasi Indonesia Emas 2045.

Kemudian pemerintah berharap, peringatan Hari Anak Nasional tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi penggerak kolaborasi seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan setiap anak Indonesia tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, dan mendukung perkembangan mereka.

"Ketika seluruh bangsa bersatu melindungi anak, sesungguhnya kita sedang membangun fondasi Indonesia Emas 2045," ujar Muhammad Yusuf.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....