Membentuk Karakter Anak Dimulai dari Keluarga Wujudkan Generasi Emas Indonesia

  • 23 Jul 2026 14:19 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Sibolga - Pembentukan karakter anak menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Generasi Emas Indonesia dimasa depan. Karakter yang kuat tidak terbentuk secara instan, melainkan melalui proses yang dimulai dari lingkungan keluarga sebagai tempat pertama anak belajar mengenal nilai, sikap, dan perilaku. Orang tua memiliki peran strategis sebagai teladan utama dalam membentuk kepribadian anak sejak usia dini.

Anilfa Tanjung, Ketua Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI) Kota Sibolga, saat Dialog Sibolga Siang Spesial Hari Anak Nasional Kamis, 23 Juli 2026 mengatakan keluarga merupakan sekolah pertama bagi setiap anak. Menurutnya, pembiasaan sikap jujur, bertanggung jawab, disiplin, dan memiliki empati perlu diterapkan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari agar menjadi bagian dari karakter anak.

Anilfa menjelaskan kalau anak cenderung meniru perilaku yang mereka lihat dari orang tua dibandingkan hanya mendengarkan nasihat. Karena itu, orang tua diharapkan mampu memberikan contoh yang baik dalam bertutur kata, bersikap dan menyelesaikan permasalahan dengan bijaksana. Selain itu, pemberian apresiasi terhadap perilaku positif anak juga penting untuk meningkatkan rasa percaya diri dan memotivasi mereka mempertahankan kebiasaan baik.

Sementara itu, Devi Halawa, Sekretaris FKK Kota Sibolga, juga menuturkan pembentukan karakter tidak dapat dibebankan hanya kepada keluarga maupun sekolah. Menurutnya, diperlukan kolaborasi yang erat antara orang tua, lembaga pendidikan, pemerintah dan masyarakat agar anak tumbuh dalam lingkungan yang mendukung perkembangan moral, sosial, dan emosional secara seimbang.

“Penanaman nilai-nilai moral, toleransi, kepedulian, serta semangat gotong royong sejak usia dini akan menjadi bekal penting bagi anak dalam menghadapi tantangan perkembangan zaman. Di era digital saat ini, pendampingan orang tua juga diperlukan agar anak mampu memanfaatkan teknologi secara bijak tanpa mengabaikan nilai-nilai karakter,’ ujar Devi Halawa.

Ia berharap seluruh elemen masyarakat semakin meningkatkan kepedulian terhadap pendidikan karakter anak. Dengan sinergi yang kuat antara keluarga dan lembaga pendidikan, akan lahir generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga memiliki akhlak mulia, tangguh menghadapi tantangan, serta mampu bersaing secara positif di tingkat nasional maupun global.

“Melalui pembentukan karakter yang dimulai sejak dini, cita-cita menghadirkan Generasi Emas Indonesia pada masa mendatang diharapkan dapat terwujud. Anak-anak tidak hanya tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, tetapi juga berintegritas, peduli terhadap sesama, dan siap memberikan kontribusi bagi pembangunan bangsa,” tutup Devi Halawa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....