TPST Palas Urai Sampah hingga 16 Ton Perhari
- 11 Jul 2026 00:02 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Palas - Sejak diaktifkan pengoperasiannya, mesin pengolahan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Nagargar Desa Surodingin Kecamatan Lubuk Barumun, Kabupaten Padanglawas (Palas), telah mampu mengurai sampah rumah tangga 14 ton hingga 16 ton setiap hari.
Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Mhd. Khaidir Harahap mengatakan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) telah menggunakan hasil pengolahan sampah sebagai bahan baku produk bernilai ekonomi, dari mesin yang bisa beroperasi hingga 16 jam setiap hari, dengan 18 orang tenaga kerja, yang tugasnya dibagi menjadi dua shift.
"Residu akhir hasil pembakaran, bisa mencapai lebih kurang satu meter kubik per hari yang jika diolah menjadi bahan baku untuk campuran batako bisa menghasilkan sekitar 100 biji batako," ujar Kadis Lingkungan Hidup Palas, dalam keterangannya, Kamis, 9 Juli 2026.
Selain sampah anorganik, dijelaskan, sampah-sampah organik dapat dimanfaatkan untuk pembuatan pupuk organik yang digunakan sebagai pupuk tanaman untuk meningkatkan kesuburan tanah.
Menurutnya, Kabupaten Padanglawas yang terdiri dari 303 desa plus satu kelurahan dan 17 kecamatan, memiliki jumlah penduduk 280.000 jiwa.
Jika setiap jiwa rata-rata menghasil 0,7 kilogram sampat dalam satu hari, maka daerah Padang Lawas diperkirakan menghasilkan sampah ratusan ton per hari.
"Apabila pengolahan sampah dimaksimalkan, Kabupaten Padang Lawas bisa menjadi daerah yang bersih dan sehat," tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....