Enam Puluh Unit Huntap Sibolga Tahap III Diundi
- 08 Jul 2026 00:34 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Sibolga – Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga dan Yayasan Buddha Tzu Chi melakukan verifikasi dan pengundian tahap III Hunian Tetap (Huntap) Gotong Royong Pascabencana, di Aula Dinas Kesehatan Kota Sibolga pada Selasa, 7 Juli 2026. Tercatat, sebanyak 60 unit Huntap diundi pada tahap ini.
Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Nazry Penarik diwakili Sekda Herman Suwito menyatakan penyediaan Huntap merupakan wujud nyata kehadiran negara membantu masyarakat terdampak bencana alam pada akhir November lalu. Menurutnya, keberhasilan program ini tidak terlepas dari sinergi antara Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Pemerintah Kota Sibolga, serta Yayasan Buddha Tzu Chi.
“Negara hadir untuk menyahuti keinginan kita semua, dan hari ini kita lakukan pengundian tahap ketiga bagi masyarakat rumahnya rusak berat. Hak setiap warga negara memenuhi persyaratan, tanpa memandang profesi wajib kita penuhi,” kata Herman.
“Penanganan pascabencana di Sibolga jadi salah satu tercepat memberi kepastian hukum kepada masyarakat. Pemerintah Kota Sibolga telah menyediakan lahan seluas 5,1 hektare, sehingga para penerima manfaat dapat langsung memperoleh Sertifikat Hak Milik (SHM),” tambahnya.
Sekda juga menyampaikan, lokasi Huntap memiliki posisi strategis. Saat ini, jajaran TNI sedang membangun Koperasi Merah Putih (KPM) sebagai salah satu fasilitas pendukung di kawasan itu.
“Selain itu, Pemerintah Kota Sibolga berkomitmen melengkapi berbagai sarana dan prasarana pendukung secara bertahap mulai dari pembangunan akses jalan, jaringan listrik, dan penyediaan air bersih. Kemudian, fasilitas sosial seperti ruang bermain anak, musala, dan rumah ibadah lainnya,” sebut Herman.
“Untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat, Pemko Sibolga juga merencanakan pembentukan Kepala Lingkungan (Kepling) khusus di kawasan Huntap, untuk mempermudah pelayanan administrasi kependudukan maupun penyaluran bantuan sosial bagi lebih dari 200 kepala keluarga,” lanjutnya.
Herman mengimbau masyarakat agar menjadikan hunian baru menjadi simbol kebersamaan, toleransi, dan semangat gotong royong tanpa membedakan asal kelurahan masing-masing.
“Kami juga menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada bapak Presiden, Menteri PKP, Kasatgas, Menteri Dalam Negeri, dan Gubernur Sumatera Utara atas perhatian besar diberikan kepada Sibolga. Dukungan ini memungkinkan proses rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur seperti normalisasi aliran sungai dan perbaikan drainase dapat berjalan lebih cepat sebagai upaya mitigasi bencana di masa mendatang,” tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....