Mobil Angkot Berpenumpang Belasan Santri Terjun ke Jurang

  • 23 Jun 2026 06:09 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Madina – Satu unit mobil angkutan kota (angkot) yang membawa belasan orang santri Musthofawiyah Purba Baru, terjun ke jurang di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) tepatnya di depan sekolah Akbid Madina Husada, Kecamatan Lembah Sorik Merapi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) pada Senin, 22 Juni 2026. Mobil angkot dengan Nopol 1918 HB rute Panyabungan-Purba Baru itu masuk ke jurang sedalam 30 meter.

Informasi dihimpun menyebutkan, kecelakaan tunggal yang meremukkan badan mobil angkot tersebut diduga kuat dipicu oleh manuver sang sopir, saat berusaha mendahului dua unit mobil truk Fuso di jalur perbukitan dari arah yang sama beriringan, melaju dari arah Panyabungan menuju pondok pesantren Musthafawiyah Purba Baru. Saat kejadian, ban mobil angkot keluar dari badan jalan dan supir hilang kendali hingga langsung terjun ke jurang.

Abdul Bais, seorang santri yang selamat dari insiden tersebut mengungkapkan, kecelakaan terjadi setelah sopir mobil angkot yang diketahui bernama Cahyono, warga Mompang Julu, Kecamatan Panyabungan Utara terkesan memaksakan diri untuk mengambil lajur kiri. Dalam hitungan detik, mobil angkot itu tergelincir dari badan jalan dan berguling terperosok hingga terhempas ke dasar jurang.

“Kami naik mobil angkot 02, dilewati dia (supir) mobil fuso dua unit di depan. Kemudian jatuhlah ke jurang (mobil angkot),” kata Abdul Bais.


Keterangan Foto: Para Santri korban laka lantas tunggal mobil angkot mendapat penanganan medis di RSUD Panyabungan, Mandailing Natal. (Sumber; Agussalim Hasibuan)

Beruntung, lakalantas tunggal di Jalinsum perbukitan itu tidak menimbulkan korban jiwa, namun seluruh penumpang mobil telah dievakuasi, dan dilarikan ke RSUD Panyabungan, untuk mendapatkan penanganan medis darurat. Hingga berita ini diterbitkan, supir mobil angkot bernama Cahyono, juga dikabarkan belum sadarkan diri, dan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Pihak Satlantas Polres Madina yang menerima informasi itu, langsung turun mengamankan lokasi, sekaligus oleh TKP dan memasang garis polisi. Penyebab pasti kecelakaan tunggal mobil angkot, sampai saat ini masih tahap penyelidikan mendalam oleh Polisi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....