Merasa Dipermainkan, IRT Segel Kantor Lurah Budi Luhur

  • 17 Jun 2026 10:23 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Sibolga – Sekelompok ibu rumah tangga (IRT) menyegel kantor Kelurahan Budi Luhur, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) pada Senin, 15 Juni 2026. Penyegelan kantor terjadi disebabkan, para kaum ibu rumah tangga tersulut emosi, ketika pemilik bangunan kantor kelurahan datang dan memprovokasi masyarakat.

Sempat terjadi adu mulut hingga adu fisik antara pemilik bangunan kantor Lurah dan masyarakat. Pemilik bangunan diduga merasa terganggu, karena masyarakat melakukan demonstrasi di kantor Lurah.

Setelah beberapa lama pertengkaran dengan pemilik bangunan, masyarakat yang sejak awal sudah geram, langsung menyegel kantor Lurah dengan papan, balok dan meja. Masyarakat kecewa dengan sikap Lurah, Nurul Simatupang yang ingkar janji kepada masyarakat untuk bersama-sama mendatangi kantor kecamatan, terkait persoalan bantuan jaminan hidup (jadup) dari Kementerian Sosial (Kemensos) pascabencana.

S boru Lase, warga Budi Luhur membeberkan persoalan yang terjadi, kedatangan mereka ke kantor kelurahan, berawal dari janji Lurah pada Jumat, 12 Juni 2026 lalu yang tidak ditepati. Masyarakat kecewa, sebagai korban bencana alam, mereka ingin memperjuangkan hak mereka sebagai penerima jadup yang layak.

Selain itu, masyarakat juga ingin mempertanyakan tindaklanjut pengusulan berkas yang dilakukan oleh aparatur pemerintah Kelurahan hingga Kecamatan. Karena sampai saat ini, masyarakat yang datang ke kantor Lurah, belum juga menerima bantuan stimulan bencana tersebut.

“Itulah kelurahan kami, sampai kami di kantor kelurahan ini, Lurah tidak ada di kantor, padahal dijanjikan hari Senin, 16 Juni kami didampingi Lurah mendatangi kantor kecamatan mengenai bantuan jadup ini. Jeritan hati kami ini kemana kami mengadu, ketika kami tanya petugas kelurahan, jawaban mereka mana tahu kami,” kata S Boru Lase.

Belum diketahui secara pasti, bantuan jadup bencana tahap berapa yang diperjuangkan masyarakat, namun sebelumnya, Kepala Dinas Sosial Tapteng, Mariati Simanullang menyebut bantuan stimulan bencana berupa jadup, isi hunian dan pemulihan ekonomi tahap pertama, sudah disalurkan kepada masyarakat penerima manfaat. Sementara untuk tahap kedua kata Mariati, masih dalam tahap pengusulan ke pihak Kemensos, begitu juga tahap ketiga, masih dalam tahap verifikasi dan validasi ditingkat kecamatan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....