Berakhir Ricuh, Kader PDI Perjuangan Mengamuk saat Sidang
- 30 Mei 2026 07:15 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Tapteng - Musyawarah Anak Cabang PDI Perjuangan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) untuk Daerah Pemilihan (Dapil) 3 pada Jumat, 29 Mei 2026 di Aula Pangaribuan berlangsung ricuh. Aksi tendang meja dan banting kursi oleh para kader partai Moncong Putih ini pun tidak terhindarkan.
Selain itu, 'adu mulut' antara kader dan pimpinan sidang juga mewarnai aksi keributan. Banyak kader partai wong cilik tidak terima beberapa keputusan sidang sehingga memicu sikap protes hingga tindakan anarkis.
Beberapa pimpinan sidang berusaha menetralisir suasana di ruangan sidang termasuk memberi penjelasan, namun hal itu tidak digubris. Bahkan, para kader PDI Perjuangan ini berteriak agar semua membubarkan diri dari aula sidang.
Belum diketahui penyebab keributan di sidang itu, namun informasi dihimpun, keributan berawal atas ketidakpuasan kader soal keputusan sidang. Ada upaya mengganti sejumlah ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) di Dapil 3 Tapteng.
Ketua PAC dimaksud memiliki tugas dan kewenangan partai ditingkat kecamatan. Sementara hadir dalam sidang itu yaitu kader kecamatan Barus, Sosorgadong, Barus Utara, Andam Dewi, Sirandorung dan Manduamas.
"Sesuai dengan ADRT, harus ada 2 tahun keputusan, jangan kalian asal pilih saja. Ada yang mau merusak di partai ini, dan saya sudah berjuang sejak tahun 1999, apa yang saya dapatkan enaknya, tidak ada," teriak Takmar Hutabarat, seorang kader PDI Perjuangan Dapil 3 Tapteng.
Terlihat saat keributan, hadir juga empat legislator Tapteng dari PDI Perjuangan yakni Famoni Gulo, Disman Sihombing, Joko Pranata Situmeang dan Samuel Tinambunan. Namun, hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi resmi dari DPC PDI Perjuangan soal keributan yang terjadi saat sidang Musyawarah Anak Cabang dapil 3 Tapteng itu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....