Progres Pengerjaan Proyek Penanganan Banjir Tukka Capai 10 Persen

  • 29 Mei 2026 09:08 WIB
  •  Sibolga
RRI.CO.ID, Tapteng - Tiga paket proyek penanganan banjir di kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) progres pengerjaannya masing-masing mencapai 10 persen. Tiga proyek itu yakni pengendalian banjir sungai Tukka, serta pembangunan Sabo Dam di hulu sungai Tukka dan sungai Sigala-gala.

"Kondisi cuaca jadi faktor yang cukup mempengaruhi percepatan pekerjaan di lapangan. Tingginya intensitas hujan dan banjir membuat sejumlah pekerjaan belum bisa dilakukan maksimal," ungkap Antoni Siahaan, selaku PPK SNPT PJSA Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera 2 Kementerian PU, Kamis, 28 Mei 2026.

"Tentu yang bisa kita kerjakan saat ini adalah penggalian pondasi dan perakitan barang pabrikasi, tak ada kendala berarti, hanya saja banjir saat curah hujan tinggi. Kita tidak bisa melawan alam, namun saat cuaca bagus, pengerjaan langsung kita kebut," lanjutnya.

Disebutkan, pembangunan pengendalian banjir telah dirancang sesuai debit banjir tahunan Q25. Namun, cuaca ekstrim telah melampaui perhitungan normal. "Kita punya desain rencana di Q25 banjir tahunannya, kalau seperti banjir baru-baru ini sampai Q100, dan lagi, itu faktor alam tak bisa kita lawan," ucap Antoni.

"Meski demikian, pihak pelaksana tetap optimistis proyek itu nantinya mampu mengurangi dampak banjir di Tukka. Mudah-mudahan dengan pekerjaan yang sebelumnya dilakukan sudah mulai ada hasilnya, karena beberapa kali terjadinya banjir, paling hanya satu dua rumah yang masuk air dan sedimen," tambahnya.

Karena itu Antoni berharap, masyarakat senantiasa dukung proses pengerjaan proyek tersebut agar penanganan banjir berjalan maksimal, dan selesai dengan tepat waktu. "Tetap optimis dan tentu butuh dukungan warga, sesuai target dari Menteri, pekerjaan tuntas Oktober, sedangkan finishing sesuai kontrak berakhir Desember 2026," ujar Antoni.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....