Penggunaan Alat Tangkap Ilegal Masih Ada

  • 27 Mei 2026 13:58 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Sibolga: Praktik penangkapan ikan secara ilegal masih terus ditemukan di perairan Tapanuli Tengah. Padahal, banyak warga mencari nafkah sebagai nelayan tradisional memenuhi kebutuhan keluarga.

Topik ini menjadi pembahasan di Opini Publik, Pro 1 RRI Sibolga, Selasa, 26 Mei 2026. Aktivitas penangkapan ikan menggunakan alat tangkap ilegal disebut masih terjadi di beberapa titik laut, termasuk kawasan belakang Pulau Mursala di Tapanuli Tengah.

Syahrul, seorang warga Tapanuli Tengah, mengaku prihatin dengan kondisi tersebut. Hal ini membuat nelayan tradisional merasa resah karena hasil tangkapan mereka semakin berkurang.

“Penggunaan alat tangkap ilegal jangan terus dibiarkan. Nelayan pasti yang paling dirugikan,” ujarnya.

Syahrul menilai pengawasan di laut perlu diperketat agar kapal penangkap ilegal tidak bebas beroperasi. Kapal tersebut dianggap merusak ekosistem laut dan mengganggu keberlangsungan habitat ikan.

Kerusakan lingkungan laut akibat praktik penangkapan ilegal berdampak nelayan. Jika dibiarkan terus terjadi, sumber daya ikan dikhawatirkan semakin menipis dan sulit dipulihkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....