Tanggapan Bulog, Bantuan Pangan Belum Merata di Tapteng
- 08 Mei 2026 08:35 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Tapteng - Seorang warga Tapanuli Tengah (Tapteng), Anwar, mempertanyakan lambatnya penyaluran bantuan pangan yang bersumber dari Bulog di wilayahnya. Ia menyampaikan bahwa masyarakat sangat membutuhkan bantuan tersebut, terlebih di tengah kondisi ekonomi yang cukup sulit, Jumat, 8 Mei 2026.
Anwar menyoroti ketimpangan distribusi, mengingat bantuan pangan di Kota Sibolga telah lebih dahulu disalurkan. Ia pun mempertanyakan kendala yang menyebabkan penyaluran di Tapanuli Tengah belum merata.
“Di Kota Sibolga sudah dibagikan, kenapa di Tapanuli Tengah belum? Apa sebenarnya kendalanya sehingga warga Tapteng belum menerima bantuan?” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Bulog Kota Sibolga, Junaidi Damanik, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa pihaknya menargetkan penyaluran bantuan pangan (Bapang) dapat rampung pada bulan Mei ini. Ia mengakui adanya sejumlah kendala dalam proses distribusi, khususnya terkait ketersediaan kemasan karung beras.
Menurutnya, kendala tersebut tidak lepas dari dampak situasi global, termasuk ketegangan di kawasan Timur Tengah, khususnya di Selat Hormuz, yang memengaruhi harga bahan baku plastik dunia.
“Memang ada sedikit kendala yang kami hadapi, yaitu terkait kemasan karung beras. Hal ini berkaitan dengan pergolakan di Timur Tengah di Selat Hormuz, sehingga harga biji plastik dunia ikut naik, sementara bahan tersebut menjadi bahan baku utama kemasan bantuan pangan,” ucapnya.
Meski demikian, Junaidi memastikan bahwa Bulog telah mengambil langkah percepatan dengan menjalin kerja sama dengan pabrik untuk memproduksi karung beras bantuan pangan. Hingga saat ini, kata Junaidi penyaluran bantuan di Tapanuli Tengah baru menjangkau 3 kecamatan, sementara belasan kecamatan lainnya masih dalam proses.
“Estimasi kami, penyaluran bantuan pangan ini akan selesai pada bulan Mei,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....