Bantuan Sosial Diharapkan Tepat Sasaran

  • 30 Apr 2026 15:34 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Sibolga - Pemerintah terus menggencarkan berbagai program bantuan sosial sebagai upaya meringankan beban ekonomi masyarakat yang terdampak oleh beragam kondisi, termasuk bencana alam dan tekanan ekonomi. Langkah ini dilakukan secara masif, mulai dari tingkat pusat hingga daerah, dengan tujuan memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi di tengah situasi yang tidak menentu.

Berbagai bentuk bantuan kini kembali digelontorkan, seperti bantuan langsung tunai, subsidi pangan, hingga program perlindungan sosial lainnya. Pemerintah menegaskan komitmennya untuk hadir ditengah masyarakat dan memastikan tidak ada warga yang tertinggal dari akses bantuan tersebut.

Namun demikian, dalam pelaksanaannya, penyaluran bantuan masih menghadapi sejumlah kendala. Permasalahan klasik seperti data yang tidak akurat, keterbatasan pendataan di lapangan, hingga kurangnya koordinasi antarinstansi menjadi tantangan yang terus berulang setiap kali program bantuan disalurkan.

Bung Leman, Pemerhati Sosial dari Tanggamus, Lampung, pada Opini Publik Pro 1, Kamis, 30 April 2026, via selular mengatakan bahwa persoalan ketidak tepatan sasaran masih menjadi isu utama. Ia menilai bahwa masih terdapat masyarakat yang seharusnya masuk kategori penerima manfaat, tetapi justru tidak terdata atau terlewatkan dalam proses penyaluran bantuan.

“Kondisi ini menunjukkan bahwa sistem pendataan sosial masih perlu diperbaiki secara menyeluruh. Validasi dan pembaruan data secara berkala menjadi hal penting agar bantuan benar-benar menjangkau masyarakat yang paling membutuhkan,” kata Bung Leman.

“Disisi lain, fenomena penerima bantuan yang tidak tepat sasaran juga masih kerap ditemukan. Ada warga yang secara ekonomi tergolong mampu, namun tetap tercatat sebagai penerima bantuan sosial. Hal ini tentu menimbulkan kecemburuan sosial ditengah masyarakat serta mengurangi efektivitas program pemerintah,” lanjut Bung Leman.

Bung Leman juga menekankan perlunya transparansi dan pengawasan yang lebih ketat dalam proses distribusi bantuan. Ia juga mendorong peran aktif masyarakat untuk ikut mengawasi dan melaporkan jika ditemukan ketidaksesuaian di lapangan, sehingga penyaluran bantuan dapat berjalan lebih adil.

“Dengan berbagai evaluasi tersebut, diharapkan kedepannya program bantuan sosial dapat semakin tepat sasaran, akurat dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Pemerintah pun diharapkan terus melakukan perbaikan sistem agar tujuan utama dari bantuan sosial, yakni meningkatkan kesejahteraan rakyat, dapat tercapai secara optimal,” tutup Bung Leman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....