Buka Akses Desa Terisolir, TNI Bangun Jembatan Garuda

  • 08 Apr 2026 17:45 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Tapteng - TNI AD Kodam I/Bukit Barisan melaksanakan groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Garuda di seluruh wilayah Sumatra yang terdampak bencana alam. Salah satu titik fokus pembangunan berada di Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah, guna membuka kembali akses jalan bagi warga di tiga desa yang sempat terisolasi.

Dua bulan pascabencana banjir bandang susulan yang melanda Kecamatan Badiri pada 16 Februari lalu, TNI AD melalui Yonif Batalyon TP 906 Teritorial Pembangunan dan Korem 023/Kawal Samudera (KS) resmi memulai pembangunan Jembatan Garuda di Desa Lubuk Ampolu.

Jembatan ini merupakan akses vital yang menghubungkan tiga desa yang terisolasi selama beberapa bulan terakhir, yakni Desa Lubuk Ampolu, Desa Pagaran Honas, dan Desa Aek Botar.

Selain pembangunan infrastruktur, TNI juga menjalankan program reboisasi di lokasi yang terdampak banjir dan longsor di Tapanuli Tengah serta daerah lainnya. Sebagai bentuk kepedulian, TNI turut menyalurkan bantuan sosial bagi warga korban banjir bandang di wilayah tersebut.

Danrem 023/Kawal Samudera, Kolonel Inf. Iwan Budiarso, menyatakan bahwa groundbreaking Jembatan Garuda ini dilaksanakan secara serentak di jajaran Kodam I/Bukit Barisan.

"Rencananya, TNI AD melalui Korem 023/KS akan membangun 207 jembatan yang tersebar di tujuh Kodim. Khusus untuk wilayah Tapanuli Tengah, akan dibangun sebanyak 78 jembatan," ujar Kolonel Inf. Iwan Budiarso saat meninjau lokasi, Senin, 6 April 2026.

Arisman Zebua, salah seorang warga Dusun I Lubuk Ampolu, menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada pihak TNI yang merespons cepat keluhan masyarakat terkait akses jalan yang terputus.

"Kami sangat berterima kasih kepada TNI yang sudah cepat membangun kembali akses jalan bagi kami," ungkap Arisman.

Saat ini, warga di tiga desa tersebut berharap agar pembangunan Jembatan Garuda dapat segera rampung sehingga aktivitas ekonomi masyarakat dapat pulih kembali seperti sedia kala.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....