Tapteng Klaim Transparan Kelola Bantuan Logistik Korban Bencana
- 26 Mar 2026 15:04 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Tapteng - Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Pemkab Tapteng), mengklaim transparan mengelola bantuan logistik untuk korban banjir bandang dan longsor, di daerahnya.
Pernyataan ini, disampaikan Asisten Perekonomian dan Pembanhunan Sekdakab Tapteng, Basyri Nasution, melalui siaran pers pada Rabu, 25 Maret 2026.
Ia menegaskan Pemkab Tapteng telah menyalurkan beragam jenis bantuan secara bertahap pascaterjadi bencana ekologis tersebut pada tanggal 25 Nomber 2025.
Pun demikian ia mengakui masih ada barang bantuan non-makanan, yang masih tersimpan di Gedung Kantor Bupati.
Barang bantuan tersebut dipersiapkan untuk penyaluran kepada warga terdampak, yang akan atau telah direlokasi ke Hunian Sementara (Huntara) maupun Hunian Tetap (Huntap).
“Bantuan itu bukan untuk ditimbun ataupun dengan tujuan tertentu. Semua disimpan secara transparan dan bisa dilihat langsung di Kantor Bupati,” terang Basyri.
"Bantuan yang masih tersisa saat ini, didominasi barang non-pangan seperti pakaian, tikar, kompor, ember, dan beko sorong," dirincikannya.
Basyiri mengatakan mekanisme pendistribusian bantuan non-pangan dilakukan seiring kesiapan lokasi hunian bagi penyintas bencana.
“Begitu masyarakat pindah ke Huntara, bantuan langsung kita serahkan. Termasuk kebutuhan dasar rumah tangga seperti tikar, pakaian, kompor, dan ember,” ujarnya.
Selaku Koordinator Ligistik, Basyri juga mengungkapkan Pemkab Tapteng masih menerima donasi dan langsung mendistribusikannya.
Pendistribusian dilakukan setelah melalui proses pencatatan administrasi logistik bantuan. “Untuk bantuan pangan tidak ada yang ditahan. Semua langsung disalurkan," tegasnya.
Basyri memastikan Inspektorat daerah aktif melakukan audit menyeluruh baik terhadap logistik maupun non-logistik. "Selain itu, Badan Pemeriksa Keuangan atau BPK, juga telah diminta melakukan audit secara rinci," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....