Pedagang Pasar Nauli Sibolga Protes, Dagangan Tidak Laku

  • 05 Mar 2026 22:28 WIB
  •  Sibolga

RRI. CO. ID, Sibolga - Sejumlah pedagang yang telah direlokasi ke dalam area Pasar Nauli Sibolga menyatakan keberatan karena masih ada pedagang yang berjualan di luar kawasan pasar. Mereka menilai kondisi tersebut merugikan pedagang yang sudah mematuhi aturan.

Lorencus Sianturi, pedagang bumbu dapur, mengatakan keberadaan pedagang di luar pasar berdampak langsung pada penurunan pembeli di dalam area pasar.

“Kalau masih ada yang berjualan di luar, pasti berpengaruh pada jualan kami di dalam. Dulu sudah ditertibkan di Patuan Anggi, Peralihan Lumba-Lumba, Pari, Tongkol, dan Tenggiri. Kenapa sekarang dibiarkan lagi?” ujarnya saat ditemui RRI.

Ia menilai pembiaran tersebut tidak sejalan dengan instruksi Wali Kota Sibolga, Ahmad Syukri Penarik. Menurutnya, aparat penegak Peraturan Daerah, sepwrti Satpol PP, Dishub harus bertindak tegas dan konsisten.

“Kami kecewa kalau ini dibiarkan. Seharusnya ada ketegasan,” ucapnya tegas. Lorencus juga menegaskan, pedagang yang berada di dalam pasar rutin membayar pajak dan retribusi, sementara pedagang di luar tidak.

“Kami bayar retribusi, sedangkan yang di luar tidak. Kalau seperti ini, kami yang di dalam pasti sepi pembeli,” katanya.

Keluhan serupa disampaikan Rikka, pedagang lainnya di Pasar Nauli Sibolga. Ia meminta pemerintah segera menertibkan seluruh pedagang yang masih berjualan di luar area pasar.

"Kami sekarang sudah mengalami kerugian , barang dagangan kami banyak yg busuk Tidak laku. Karena para pembeli lebih dominan berbelanja diluar pasar sibolga nauli," Ucapnya.

Jika kondisi terus berlanjut kata Rikka dirinya dan pedagang lainnya akan melakukan tindakan. “Kemarin sudah tertib, kenapa sekarang ada lagi yang berjualan di badan jalan?. Apa perlu kami Demo dulu ,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....