UMSU Bantu Pemulihan Akses Air Bersih Pascabencana Sibolga

  • 11 Feb 2026 19:29 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Sibolga - Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), ambil bagian dalam proses pemulihan wilayah terdampak bencana ekologis atau lingkungan, di Kota Sibolga.

Perguruan tinggi milik Persyarikatan Muhammadiyah itu fokus membantu pemulihan layanan dasar khususnya air bersih dan sanitasi MCK (mandi, cuci, kakus), di Kelurahan Aek Parombunan.

Serta membantu penguatan aktivitas ekonomi warga melalui pendekatan tata kelola komunitas dan penguatan Usaha Mikro Kecil Menengah atau UMKM higienis pascabencana, di wilayah Kecamatan Sibolga Selatan itu.

Pihak UMSU menyebut bakti sosial tersebut merupakan Program Mahasiswa Berdampak 2026, dengan skema Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemulihan Dampak Bencana Sumatera.

Program bertajuk "Parombunan WASH Recovery Hub" ini dilaksanakan oleh tiga organisasi kemahasiswaan (Ormawa) dengan pendampingan tim dosen UMSU.

Masing-masing Ormawa yang dilibatkan, yakni Himpunan Masiswa Jurusan (HMJ) Fakultas Pendidikan Akuntansi (FKIP), Fakultas Teknik Mesin, dan HMJ Program Bimbingan Konseling.

"Total 50 orang mahasiswa dari tiga Ormawa, yang terlibat dalam misi kemanusiaan, di Sibolga," ungkap Ketua Tim Dosen UMSU, Doktor Faisal Rahman Dingoran, dalam siaran pers pada Rabu, 11 Februari 2026.

"Kegiatan dimulai bulan Februari dengan durasi maksimal 20 hari, berlokasi di Kelurahan Aek Parombunan. Saya bersama pak Iqbal Tanjung dan pak M Fauzi Hasibuan, sebagai dosen pendamping dalam pelaksanaan program ini," terangnya.

Secara nasional, dikatakan Faisal, Program Mahasiswa Berdampak digagas Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).

Program tersebut sebagai langkah terstruktur untuk mempercepat pemulihan pascabencana Sumatera, dengan menghadirkan mahasiswa ke daerah terdampak.

Tujuannya mendorong inovasi tepat guna, serta memperkuat pemberdayaan masyarakat pada fase pemulihan awal (early recovery), fase yang kerap terabaikan setelah masa tanggap darurat.

"Sebagai bagian dari koordinasi lapangan, pada 2 Februari 2026, tim pelaksana UMSU bersilaturahmi ke Kantor Kelurahan Aek Parombunan dan diterima langsung oleh Lurahnya bapak Meilfrid M Silitonga," kata Faisal.

"Pertemuan tersebut menjadi langkah awal penyelarasan kebutuhan, dukungan kelembagaan, serta penetapan arah kerja agar intervensi tepat sasaran dan berkelanjutan," jelasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....