Mendagri Tito Resmikan Huntara Penyitas Bencana Tapteng

  • 07 Feb 2026 15:54 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Tapteng - Pemerintah pusat meresmikan pemamfaatan hunian sementara atau Huntara, di area Asrama Haji Pinang Sori, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).

Peresmian fasilitas hunian bagi penyitas bencana banjir bandang dan longsor itu dilakukan secara virtual oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian pada Kamis, 5 Februari 2026.

Bupati Tapteng Masinton Pasaribu, juga mengikuti acara peresmian, yang dipusatkan di Lapangan Bola Simarpinggan, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan itu.

Serta diikuti Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Aceh Tamiang, Kabupaten Aceh Utara, Kabupaten Pidie Jaya, dan Kabupaten Aceh Timur.

Mendagri Tito dalam pertemuan virtual menjelaskan penyediaan Huntara merupakan bagian dari skema perlindungan dasar bagi warga korban bencana.

Dan untuk percepatan pemulihan daerah terdampak bencana lingkungan. "Huntara ini, diperuntukkan bagi warga, yang rumahnya rusak berat atau hilang, sehingga tidak dapat lagi di tempati," terang Tito.

"Pemerintah berkomitmen memastikan seluruh warga terdampak bencana mendapatkan tempat tinggal layak selama proses rehabilitasi dan rekonstruksi berlangsung," ujarnya.

Dengan bantuan penyediaan Huntara, kata Tito, angka pengungsi korban bencana Sumatera, telah mengalami penurunan.

"Pengungsi berangsur-angsur berkurang sampai ke angka 106 ribu dalam keadaan kita saat ini. Nah, kemudian selama kita melakukan kerja keras baik dari pusat bekerja sama dengan pemerintah daerah, dan juga didukung oleh banyak relawan, kita melihat hasil yang cukup baik saat ini," ungkapnya.

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, pada acara peresmian menyatakan kesiapan pemerintahannya mendukung program percepatan pemulihan daerah terdampak bencana.

"Ini ada beberapa daerah seperti Huntap dan Huntara, kalau area lahannya ini belum bisa dibebaskan, kami pemerintah provinsi siap membebaskan lahannya pakai uang dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara," ujarnya.

Bobby mengatakan Pemprovsu menargetkan penyediaan Huntara dan Huntap rampung sebelum Ramadhan tiba.

"Jiadi, nanti, ketika masuk bulan puasa, posko pengungsian di Sumatera Utara, kami (Pemprovsu) inginkan zero (kosong atau tidak lagi ada)," kata Gubsu Bobby kepada Mendagri Tito, selaku Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Aceh-Sumatera Utara.

Bupati Tapteng Masinton Pasaribu, kepada Mendagri juga melaporkan perkembangan pemulihan pasca banjir bandang dan longsor, di daerahnya.

"Pengungsi dari tenda pengungsian dan sebagian sudah dipindahkan ke hunian sementara baik itu di Pinangsori maupun Tukka," kata Masinton, di areal Huntara Asrama Haji Pinangsori.

"Huntara ini, masih inisiatif dari Pemerintah Kabupaten Tapteng, baik itu yang ada di Pinangsori, daerah Tukka dan di Rusunawa Pandan," ungkapnya.

Sejalan dengan proses pemulihan, kata Masinton, Pemkab Tapteng fokus melakukan pendataan dampak bencana.

"Pemkab Tapteng terus mengejar pengumpulan data by Name by Addres agar datanya akurat dan tidak tumpang tindih. Sehinga nantinya warga bisa cepat mendapatkan stimulan dari pemerintah atas bencana yang menimpa," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....