KPPN Sibolga Perkuat Transparansi Fiskal

  • 07 Feb 2026 12:56 WIB
  •  Sibolga

RRI. CO. ID, Sibolga - Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Sibolga terus memperkuat transparansi pengelolaan keuangan negara sebagai bagian dari upaya menjaga akuntabilitas fiskal dan mendukung stabilitas ekonomi regional. Komitmen tersebut ditegaskan melalui pelaksanaan Press Conference APBN dan Analisis Ekonomi Regional Periode Januari 2026 yang digelar secara daring pada Rabu 28 Januari 2026.

Kegiatan ini merupakan agenda rutin bulanan sekaligus inovasi komunikasi publik KPPN Sibolga dalam menyampaikan perkembangan kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta dinamika ekonomi regional di wilayah kerjanya. Press conference tersebut diikuti oleh para Kuasa Pengguna Anggaran dan pengelola keuangan satuan kerja vertikal lingkup KPPN Sibolga, serta perwakilan akademisi dan media lokal.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala KPPN Sibolga, Rita Purnama Sari, memaparkan kinerja APBN Tahun Anggaran 2025 dari sisi penerimaan dan belanja negara. Dari sisi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), realisasi hingga 31 Desember 2025 menunjukkan capaian yang sangat tinggi, yakni mencapai 278 persen dari target tahunan.

Sementara dari sisi belanja negara, realisasi Belanja Kementerian/Lembaga tercatat sebesar 96,77 persen dari pagu anggaran yang mencakup belanja pegawai, belanja barang, dan belanja modal. Adapun realisasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa mencapai 98,41 persen dari total pagu yang dialokasikan.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Seksi Penjaminan Kualitas Data, Penilaian, dan Penagihan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Sibolga, Bulkiah, memaparkan kinerja penerimaan pajak di wilayah kerjanya. Hingga 31 Desember 2025, realisasi penerimaan pajak telah mencapai 102,03 persen atau sebesar Rp516,42 miliar dari target Rp506,42 miliar.

Capaian tersebut ditopang oleh penerimaan PPh Non Migas sebesar 75,83 persen, PPN dan PPnBM sebesar 81,88 persen, serta PBB yang melampaui target dengan capaian 123,33 persen. Selain itu, penerimaan dari jenis pajak lainnya tercatat sebesar Rp114,07 miliar. Jumlah wajib pajak aktif di Kota Sibolga tercatat sebanyak 12.837 wajib pajak, sementara di Kabupaten Tapanuli Tengah mencapai 22.137 wajib pajak.

Selain menyampaikan kinerja fiskal, KPPN Sibolga juga menegaskan komitmen institusional dalam menjaga integritas pengelolaan keuangan negara melalui Gerakan Zero Retur serta sosialisasi Anti Korupsi dan Anti Gratifikasi di lingkungan kerja.

Kegiatan Press Conference APBN Januari 2026 ini mendapat respons positif dari para peserta. Konsistensi KPPN Sibolga dalam menyajikan informasi APBN secara terbuka, akurat, dan berkelanjutan dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat kepercayaan publik serta mendukung tata kelola keuangan negara yang transparan di daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....