Pembangunan Huntap Korban Bencana Tapsel Capai 30 Persen
- 05 Feb 2026 11:39 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Tapsel - Progres pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi korban bencana banjir dan tanah longsor di Desa Hapesong Baru, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, terus menunjukkan kemajuan. Sebanyak 227 unit rumah kini tengah dalam proses pengerjaan intensif.
Meskipun terus dikebut, proses pembangunan sempat menemui kendala pada pendistribusian material bangunan. Faktor ketersediaan bahan yang harus didatangkan dari luar kota menjadi penyebab utama sedikit terhambatnya pengerjaan di lapangan.
Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, menjelaskan bahwa hunian ini diperuntukkan bagi korban bencana dari tiga desa di Kecamatan Batang Toru dan Muara Batang Toru. Saat ini progres fisik rata-rata telah mencapai 30 persen dan ditargetkan selesai sepenuhnya pada April mendatang.
"Saat ini progres pembangunan 227 rumah bagi korban bencana di tiga desa masih terus berjalan dan mencapai kisaran 30 persen. Kami menargetkan pembangunan ini selesai pada bulan April mendatang, sehingga masyarakat bisa segera menempati hunian yang lebih aman dan layak." ujarnya, Rabu, 4 Februari 2026.
Keberhasilan penyediaan lahan ini tidak lepas dari dukungan PTPN IV PalmCo. Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menyatakan pihaknya secara resmi menyerahkan lahan seluas 30 hektar untuk digunakan sebagai lokasi Huntap bagi para penyintas bencana di Tapanuli Selatan.
“Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga korban bencana, PTPN IV menyerahkan lahan seluas 30 hektar untuk pembangunan hunian tetap. Kami berharap kontribusi ini dapat mempercepat proses pemulihan bagi masyarakat yang terdampak banjir dan longsor di wilayah ini."
Selain fokus pada pembangunan infrastruktur fisik seperti Huntara dan Huntap, pemulihan psikologis warga juga menjadi prioritas. Anak-anak korban bencana mendapatkan program trauma healing serta akses pendidikan melalui program Pondok Rangkul milik PTPN IV PalmCo untuk membantu mereka bangkit dari trauma pascabencana.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....