Viral, Oknum Kades Acungkan Senjata Pada Warga
- 05 Feb 2026 11:23 WIB
- Sibolga
KBRN, Paluta: Seorang oknum Kepala Desa di Kabupaten Padang Lawas Utara, Sumatera Utara, viral di media sosial setelah terekam mengacungkan senjata yang diduga senjata api kepada warga pada Minggu sore. Saat ini, oknum kepala desa tersebut beserta barang bukti senjata telah diamankan oleh pihak Kepolisian Resor Tapanuli Selatan untuk menjalani pemeriksaan intensif.
Merespons video viral tersebut, jajaran Satreskrim Polres Tapanuli Selatan bergerak cepat dan mengamankan oknum kepala desa berinisial A-R beserta seorang rekannya pada Minggu malam.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, aksi nekat tersebut dipicu oleh sengketa lahan antara oknum kepala desa dengan seorang warga berinisial B-R. Konflik tersebut memanas hingga terjadi aksi penodongan senjata di lapangan.
Kapolres Tapanuli Selatan, AKBP Yasir Ahmadi, dalam keterangannya pada Senin sore menjelaskan bahwa benda yang digunakan oleh oknum kades tersebut ternyata bukan senjata api organik, melainkan jenis airgun.
"Terkait video viral yang diduga penggunaan senjata api, kami konfirmasikan bahwa benda tersebut adalah potongan yang menimbulkan persepsi di publik. Saat ini kami sedang menggali latar belakang permasalahan ini secara utuh. Diketahui ada masalah sengketa lahan yang saat ini sedang berproses secara perdata di PN Padangsidimpuan. Kami menyita dua unit senjata, yakni satu airgun berbentuk pistol dan satu airgun laras panjang. Kami akan dalami spesifikasi, hak kompetensi kepemilikan, izin, serta peruntukannya. Mengingat hal ini sudah berdampak pada ketertiban masyarakat dan viral, kami akan telusuri bagaimana ia memperoleh senjata tersebut." dalam keterangannya, Senin, 2 Februari 2026.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam dan belum menetapkan status tersangka. Meskipun belum ada laporan pidana resmi dari kedua belah pihak, polisi tetap mengamankan oknum kades tersebut demi menjaga kondusivitas dan ketertiban di tengah masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....